Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Sebagai Komitmen, Inovasi, Kreativitas dan Berkualitas

Grobogan – Penyuluh Agama Islam pada hakikatnya adalah pelaku dakwah yang menyampaikan pesan agama dan pembangunan melalui bahasa agama, garda terdepan dan sebagai benteng dalam pertahanan NKRI, menjaga kerukunan umat beragama dan penangkal masuknya ajaran dan paham aliran bermasalah dan radikalisme. Berdasarkan urgensi dan peran strategis Penyuluh Agama di tengah masyarakat maka dibutuhkan Penyuluh Agama yang memiliki komitmen, inovasi, kreatifitas dan berkualitas. Oleh karena itu Kantor Kemenag Kab.Grobogan menyelenggarakan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan yang diikuti 29 peserta yang terdiri dari Penyuluh PNS maupun non PNS se Kab.Grobogan di Rumah Makan Sukarasa Purwodadi Kabupaten Grobogan, Senin, (24/05/2021).

Menurut laporan Ketua Panitia yang juga sebagai Kasi Bimbingan Masyarakat Islam mengatakan bahwa ke 29 penyuluh agama tersebut berasal dari sembilan belas kecamatan, masing masing mengirim dua orang perwakilan penyuluh terbaik, 11 orang penyuluh PNS dan 18 orang penyuluh non PNS. Selain itu, aspek penilaian dalam lomba ini adalah ide atau gagasan yang asli, variatif, inovatif, memiliki output atau program yang bermanfaat serta memiliki testimoni baik dari masyarakat, tokoh masyarakat maupun pejabat pemerintah.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kab.Grobogan  menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Islam merupakan ujung tombak Kementerian Agama yang langsung terjun di tengah masyarakat, maka seorang penyuluh agama dituntut tidak hanya memiliki kemampuan keilmuan dan keahlian dalam bertutur kata, tetapi juga menjadi teladan bagi umat. Tugas berat yang diemban oleh Penyuluh Agama Islam tersebut, perlu diapresiasi dalam bentuk pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan baik fungsional PNS maupun Non PNS. Atas dasar itulah diperlukan suatu system pengaturan dalam memberikan penghargaan atas keteladanan yang telah dimiliki dalam pelaksanaan tugas.

Ka. Kankemenag Grobogan, Imron Rosyidi yang membuka kegiatan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Islam merupakan wajah Kementerian Agama dan sebagai corong pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi, pengetahuan dan berbagai isu yang sedang berkembang di masyarakat, sehingga diharapkan penyuluh agama harus terus belajar dan mengasah kemampuan pada berbagai bidang.

“Namun yang terpenting bahwa kegiatan ini menjadi wahana dalam memberikan stimulus kepada seluruh penyuluh agama baik fungsional maupun penyuluh non PNS (P3K) untuk selalu menempah SDM, mengasah skill, dan senantiasa melakukan akselerasi dan inovasi dalam menguatkan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh Agama di masyarakat,” ungkap Imron Rosyidi.

Lanjut Ka. Kankemenag, Pentingnya penguasaan tusi sebagai penyuluh adalah sebuah keniscayaan yang harus ada pada diri setiap insan penyuluh agama, karena para penyuluh inilah merupakan sosok yang berada di garda terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran penyuluh juga sangat besar andilnya dalam merawat dan membina kerukunan dan keharmonisan umat beragama.

“Kiranya dari kegiatan pemilihan Penyuluh Teladan ini lahir penyuluh handal yang kelak menjadi duta yang akan mewakili Kabupaten Grobogan ke ajang Pemilihan Penyuluh Tingkat Nasional. Selain itu, ia juga menginginkan penyuluh agama di lingkup Kemenag Grobogan memiliki komitmen, inovasi, kreativitas dan berkualitas sehingga predikat penyuluh teladan dapat tersandang pada penyuluh PNS maupun non PNS,” himbaunya.(bd/Sua)