Pemkab dan Kemenag akan Selenggarakan Festival Anak Sholeh Tahun 2018

Wonogiri – Guna mempersiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia selaras dengan program Nawa Cita dan revolusi mental, Pemerintah Kabupaten Wonogiri bekerjasama dengan Kankemenag Wonogiri akan menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Tingkat Kabupaten Wonogiri Tahun 2018.

Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) yang akan berlangsung sehari ini merupakan ajang media evaluasi santri di Kabupaten Wonogiri selanjutnya akan menjadi umpan balik perbaikan kurikulum pembelajaran, selain itu juga merupakan salah satu upaya meningkatkan fungsi dan peran TPQ di Kabupaten Wonogiri.

Maksud dan tujuan dari kegiatan Festival para santri TKQ, TPQ dan TQA ini adalah untuk Meningkatkan kualitas dan menambah semangat, pengetahuan santri dalam kegiatan keagamaan serta sebagai Evaluasi pembelajaran di masing-masing lembaga.

Demikian di sampaikan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan (PAKIS) Kankemenag Wonogiri, Sarwono selaku ketua seksi lomba FASI tahun 2018 di ruang Ruang Kerjanya, Jum’at (19/10) kepada Tim Humas Kankemenag Wonogiri.

“Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) jangan cuma ceremonial saja tetapi untuk betul-betul di jadikan ajang karakter building dan silaturohmi ustadz dan santri TPQ sekaligus unjuk kebolehan, ajang kreatifitas dan bakat anak-anak muslim, yang didesain dalam bentuk aneka lomba dan keterampilan yang bernuansa islamik,” jelas Sarwono.

Sesuai Rencana Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Tingkat Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 akan di laksanakan pada selasa, tanggal 14 Nopember 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri dan sekitarnya.

Harapannya FASI tahun ini, sebagai media untuk memperkokoh silaturahmi fungsional dalam upaya menopang Ukhuwah Islamiyah antar santri TPQ dan para pengajarnya, sebagai wahana untuk menumbuhkan semangat, kebersamaan dan profesionalisme.

Adapun jenis yang  dilombakan antara lain, untuk TKA (Taman Kanak Al Qur’an) di gelar lomba mewarnai gambar sedang TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an) di gelar lomba menggambar, Cerdas Cermat Al Qur’an (CCQ), Adzan dan Iqomat dan pidato bahasa Indonesia sedangkan TQA (Ta’limul Quran lil Aulad) di gelar lomba cerita kisah islami. (Mursyid & Heri/rf)