Pemuda Penentu Nasib Bangsa

Slawi – Kirab Pemuda 2017 melintasi kabupaten Tegal dari 100 kota yang akan dilintasi selama 72 hari. Acara yang dipelopori oleh kementerian pemuda dan olah raga ini bertujuan untuk saling mengenal perbedaan wilayah, suku, ras dan agama demi memperkuat rasa kebhinekaan di kalangan anak-anak muda.

Turut menyemarakkan penyambutan 72 pemuda yg diambil dari seluruh provinsi di Indonesia, dalam rangkaian acara Kirab Pemuda 2017 oleh Kemenpora RI di kabupaten Tegal adalah Pembacaan Kitab Suci yang dibawakan oleh para pemuda dari enam agama yg ada. (Islam, Katholik, Kristen, Hindu, Budha dan Khong Hu Chu), Rabu (29/11).

Hadir pada acara tersebut Jonni Mardiza selaku Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Kreatif. Dalam sambutannya beliau berterima kasih kepada pemkab dan seluruh masyarakat kab. Tegal dan juga Kemenag beserta FKUB yg secara nyata dan jelas menunjukkan kebersamaan dan kerukunan mereka antar umat beragama.

Sementara itu, dalam sambutan selamat datangnya, Kepala Kemenag Kab.Tegal Akhmad Farkhan  menggelorakan semangat seluruh pemuda yg memadati gedung Korpri Slawi dengan mengutip sebuah maqolah bahwa Pemuda hari ini adalah pemimpin bangsa di masa yg akan datang, “Syubbaanulyaum Rijaalulghod”.

“Di tangan pemudalah nasib bangsa ini ditentukan. Oleh karenanya, mencetak pemuda yg agamis melalui pendalaman ajaran agama yg tertuang dlm kitab suci masing-masing agama utk kemudian mengamalkan nya, menjadi sangat penting dan efektif untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan negeri ini di kemudian hari, demi semakin maju dan kokohnya NKRI,” tegas Farkhan.

Sambutan diakhiri dengan pekik “NKRI !!!” yg dijawab serentak  “HARGA MATI !!!” oleh seluruh pengunjung yg memadati gedung disertai tepuk tangan penuh semangat. (af/za/rf)