Pendaftar Haji di Banyumas Capai 3.500 Jemaah Tiap Tahun

Purwokerto (PHU)—Kabupaten Banyumas memperoleh kuota haji sebanyak 1.110 orang pada tahun 2017. Dari sejumlah itu, terdapat 2 orang yang wafat di Arab Saudi. Sebagaimana diucapkan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banyumas, Amiruddin.

"Pada operasional haji tahun ini ada 2 yang wafat. 1 orang di Madinah dan lainnya di Makkah," ujar Amiruddin saat menerima haji.kemenag.go.id di ruang kerjanya jalan DI Panjaitan Purwokerto, Selasa (27/12/2017).

"Proses pembayaran asuransinya sudah selesai semua," imbuhnya.

Selain itu, sertifikat badal haji jemaah yang wafat juga sudah diserahkan kepada keluarganya. Pada tahun 2018 kuota haji Banyumas tidak jauh berbeda dengan 2017 pada kisaran 1.100 orang.

Kini masyarakat yang mendaftar haji di Banyumas sudah bisa menikmati Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA). Sejak 4 Agustus 2017 PTSA Banyumas diresmikan oleh Kakanwil Kemenag ProvinsI Jawa Tengah, Farhani.

"Tahap pertama yang masuk Bank Jateng Syariah dan bank Muammalat mobile. BSM dan BRI Syariah sedang proses," tutur Amirudin.

Jumlah pendaftar haji di Banyumas mencapai sekitar 3.500 orang setiap tahunnya. Dengan dibukanya layanan pendaftaran di PTSA, kini masyarakat Banyumas lebih mudah dan cepat mendaftar haji.

Belum lama ini dilaksanakan diseminasi program Badan Pengelolal Keuangan Haji (BPKH) di Purwokerto. Kegiatan yang dilaksnakan di hotel Shantika berjalan baik dengan melibatkan berbagai unsur Pemkab Banyumas, Kemenag, Perguruan Tinggi, praktisi haji, media, dan masyarakat umum. (ab/ab).