Pendekar MTs As-Said Blado Sabet Juara I Festival Seni Pencak Silat

Batang – Melalui festival pencak silat ini diharapkan sebagai sarana syiar Islam dan untuk menggebleng pelajar dalam membentuk karakter serta menggelorakan semangat menjaga keutuhan NKRI, demikian dikatakan ketua MUI KH.Zaenal Iroqi disela-sela kegiatan festifal seni pencak silat tingkat kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten  pada Minggu (28/10) yang lalu.

Kepala MTs As-Said  Blado H. Rofii saat melepas peserta festifal itu mengatakan agar para siswa dapat mengikuti kegiatan itu dengan tertib, ikuti arahan pembina dan ikuti apa yang menjadi keputusan juri, insyaallah kita akan mendapatkan hal yang positif dari pengalaman itu.

“Para siswa yang akan mengikuti kegiatan ini agar dapat mengikuti kegiatan itu dengan tertib, ikuti arahan pembina dan ikuti apa yang menjadi keputusan juri, insyaallah kita akan mendapatkan hal yang positif dari pengalaman itu”, pesannya.

Sementara itu, Pembina pencak silat MTs As-Said Blado Eri Miarto menjelaskan bahwa madrasahnya telah mempersiapkan pendekar-pendekarnya untuk ikut serta dalam festival yang diselenggarakan oleh MUI Kab. Batang ini. Dia mengatakan bahwa upaya persiapan dan latihan sudah secara intensif dilakukan karena peserta begitu banyak untuk memperebutkan tim terbaiknya.

“Kami telah mempersiapkan pendekar-pendekar dari MTs untuk ikut serta dalam festival yang diselenggarakan oleh MUI Kab. Batang ini dengan upaya persiapan dan latihan secara intensif karena kami yakin peserta begitu banyak untuk memperebutkan tim terbaik”, jelasnya.

Dia juga menuturkan, bahwa setelah mengikuti festival dari pagi hingga sore dengan menghadapi banyak peserta, maka panitia mengumumkan bahwa MTs As-Said mendapatkan juara I.

“Setelah mengikuti festival dari pagi hingga sore dengan menghadapi banyak peserta yang begitu ketat persainganya, maka alhamdulillah panitia mengumumkan bahwa MTs As-Said mendapatkan juara I”, lanjutnya.

Festival  seni pencak silat yang digelar oleh MUI tingkat kabupaten Batang ini merupakan sebuah festival yang kriteria penilainya adalah seni gerak silat, bukan pertarungan sebagaimana yang biasa kita lihat. (Zy.Toha/rf)