Pengabdian Guru RA Itu Menjadi Sedekah Ilmu.

Purworejo – “Minal aidin wal faidzin, semoga kita meraih kemenangan dan dapat kembali suci.” Demikian sepatah kata dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo Drs. H. Bambang Sucipto, M.Pd.I. sebagai jawaban ikrar halal bihalal yang disampaikan oleh Supriyaningsih dari RA Masyithoh XV Purworejo mewakili Ikatan Guru RA Kabupaten Purworejo.

Silaturahmi IGRA dilaksanakan di aula Kankemenag pada Selasa, 3 Juli 2018. Di hadapan 40 guru RA dan 7 orang pengurus IGRA, Bambang Sucipto menyampaikan mengenai keutamaan silaturahmi.

“Silaturahmi dapat menyambung persaudaraan yang terputus. Terlebih, silaturahmi dapat meningkatkan ketakwaan kita sebagai seorang muslim,” ucap Bambang.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Kepala Kankemenag terkait pendidikan. Pendidikan harus direncanakan dengan baik, artinya TOR dan SOP harus jelas.

“Anak didik diibaratkan botol kosong yang jika diisi dengan hal-hal baik maka outputnya pun in shaa Allah akan baik. Pengabdian guru RA dalam pendidikan merupakan sedekah ilmu, dimana pendidikan merupakan investasi yang memiliki andil besar terhadap kejayaan Islam di kemudian hari,” lanjutnya.

Setelah halal bihalal, acara dilanjutkan dengan pemberian materi seputar Rencana Kerja RA dan Delapan Standar Pendidikan Anak Usia Dini oleh pengawas RA Hj. Arifah Imtihani, S.Pd., M.S.I. Di sela penyampaian materi tersebut beliau juga mengajak guru-guru RA untuk menyanyi bersama beberapa lagu anak islami yang diajarkan di RA antara lain Aku Anak Islam, Rajin Mengaji, Muhammad Rasulullah, dan Aku Anak Sholeh. Halal bihalal turut dimeriahkan oleh penampilan grup Hadroh Al Hikmah yang personilnya adalah guru-guru RA di Kabupaten Purworejo. (sgy/sua)