Pengawas Jangan Terlalu Banyak di Kantor

Purbalingga – Pengawas pendidikan, Penghulu dan Perencana adalah sebuah jabatan yang mulia sekaligus strategis. Maka lakukan perubahan ke arah yang lebih baik sesuai dengan kewenangannya. Semisal pengawas, upayakan hadir di sekolah/madrasah pada saat-saat guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Jangan hanya hadir pada saat – saat pelaksanaan tes atau ujian saja karena guru khususnya di tingkat dasar memerlukan pendampingan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Karsono usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengawas RA/BA/MI Kecamatan Mrebet, 4 orang Penghulu dan 1 orang Perencana pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga di Aula Uswatun Khasanah, Jumat (26/01).

Analis Kepegawaian, Khamimah menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar usai shalat Jumat ini dihadiri oleh Kasubag TU, Analis Kepegawaian, para Kasi dan Gara, serta Kepala KUA dan Pengawas Madrasah/PAI seluruh jenjang se – Kabupaten Purbalingga. Selain melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengawas Sekolah, Penghulu serta Perencana, dalam kegiatan ini Karsono juga melakukan pengambilan sumpah terhadap 24 orang ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Para ASN yang diambil sumpahnya merupakan pegawai  pada Kantor  Urusan Agama dan guru pada madrasah negeri.

“Jumlah ASN yang melakukan pengambilan sumpah pada hari ini ada 30 orang. Terdiri dari 1 orang Perencana, 1 orang Pengawas Sekolah, 4 orang Penghulu, 21 orang JFU pada  KUA, dan 3 orang guru pada madrasah negeri,” ungkap Khamimah.

Ia menambahkan bahwa pejabat Perencana terlantik adalah Didik Wirawan, S.Pd.I yang semula merupakan Penyusun RPA (Rencana Program dan Anggaran) pada Kankemenag Kabupaten Purbalingga. Sedangkan Pengawas Sekolah terlantik Amin Sutrisno, S.Pd., semula menjabat Kepala MI Ma’arif NU  Sanguwatang Kecamatan Karangjambu.

Pada jabatan Penghulu, yang dilantik adalah Abdul Latip,S.Ag., Untung Supriyono, S.Pd.I,  Abdul Ra’ub, S.Pd.I. dan Husen, S.Pd.I. Abdul Latip, lanjutnya, semula menjabat sebagai Penyusun Bahan Materi Penyuluhan Seksi Bimas Islam. Sedangkan Untung Supriyono, Abdul Ra’ub dan Husen semula menduduki jabatan sebagai Pengelola Urusan Agama pada KUA Bobotsari, Mrebet 2 dan Karangmoncol 2.

Pembinaan Khusus

Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Karsono menekankan agar para pejabat fungsional terlantik dan para ASN yang baru saja diambil sumpahnya untuk mengingat-ingat sumpah yang baru saja diucapkan. Karena implementasi dari makna sumpah tersebut sangatlah berat. Maka dalam bekerja harus dilandasi dengan niat ibadah dan mencari ridlo Allah agar mendapatkan pertolongan dan tumbuh keberkahan pada rizki yang diterimanya.

“Saya ucapkan selamat dan ikut bersyukur atas jabatan yang baru diamanatkan kepada pejabat yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan secara khusus kepada para Pengawas agar hadir di sekolah / madrasah pada saat-saat guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). “ Jangan hanya hadir pada waktu tes atau ujian saja, karena guru memerlukan pendampingan,” jelasnya.

Terkait Penghulu ia berpesan agar mereka menjaga citra, karena baik buruknya Penghulu adalah cerminan baik dan buruknya Kementerian Agama. Ke depan, lanjutnya, penghulu tidak hanya mengurusi pernikahan saja tetapi juga harus mengurusi haji, zakat dan wakaf. (sar/gt)