Pengawas Madrasah Monitoring PAT di MTs Negeri 2 Banjarnegara

Banjarnegara – Di hari keenam, Selasa (08/06/2021) pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester genap tahun pelajaran 2020/2021 di MTs Negeri 2 Banjarnegara ditinjau langsung oleh Hj. Nurlaela Isnaeni, selaku pengawas madrasah Kabupaten Banjarnegara. Tepat dimulainya jam pertama PAT, yaitu pada pukul 07.30 WIB, Ibu Pengawas Madrasah telah hadir melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PAT di MTs Negeri 2 Banjarnegara.

MTs Negeri 2 Banjarnegara sebagai salahsatu madrasah yang ditetapkan sebagai madrasah riset di Kabupaten Banjarnegara terus berusaha melakukan gebrakan dan inovasi demi kemajuan penyelenggaraan pendidikan. Setelah sukses melaksanakan Penilaian Harian Terstruktur (PHT) secara daring menggunakan fasilitas CBT E-Learning, kini MTs Negeri 2 Banjarnegara juga melaksanakan PAT untuk kelas VII dan Kelas VIII untuk semua mata pelajaran.

“Bapak/ibu guru MTs Negeri 2 Banjarnegara menyampaikan pembelajaran hingga evaluasi melalui Learning Management System (LMS) yang dapat diakses di alamat https://elearning.mtsn2banjarnegara.sch.id, Untuk PAT, masing-masing siswa diberikan akun dan password, setelah itu guru memberikan token untuk dapat mengerjakan CBT sesuai dengan jadwal mata pelajaran yang telah ditentukan. Jadi selama masa pendemi ini bukan menjadi halangan bagi kita untuk tetap melaksanakan tugas sebagai pendidik,”  ungkap Wangid Sunandar selaku Waka Kurikulum MTs N 2 Banjarnegara.

Kepala MTs N 2 Banjarnegara. Hj Ratna Ayu Kartika Wulan, menyampaikan ada beberapa kendala dalam PAT kali ini, Namun dari pihak madrasah dengan sigap mengatasi kendala tersebut.

“Tidak dipungkiri dalam pelaksanaan PAT daring ini pasti masih terdapat kendala non teknis yang dihadapi siswa, untuk mensiasati hal tersebut, kami telah memberikan bantuan berupa kuota internet kepada seluruh siswa agar lancar dalam menghadapi PAT. Kita juga melayani siswa untuk mengikuti test di lab komputer bagi siswa yang masih terkendala dengan sinyal atau keterbatasan alat komunikasi (hp), Alhamdulillah prosentase siswa yang mengikuti test di madrasah sangat kecil sekali, dari jumlah siswa kelas VII dan kelas VIII, hanya 3 siswa yang datang ke madrasah untuk melaksanakan PAT,” tuturnya.

Sementara itu,  Hj. Nurlaela Isnaeni selaku Pengawas Madrasah menyampaikan bahwa pelaksanaan PAT ini sudah sesuai aturan yang berlaku.

“PAT ini sudah dilaksanakan dengan cara yang sesuai, yaitu dengan sistem Online. Siswa tidak berada di lokasi madrasah untuk melaksanakan PAT, walaupun madrasah sudah mendapatkan izin untuk menyelenggarakan PTM secara terbatas. Ini sudah baik sekali, mudah-mudahan kedepannya E-Learning Madrasah masih tetap digunakan. Jadi nantinya diluar jam PTM pun, siswa masih dapat mengakses pembelajaran dimanapun dan kapanpun. Sehingga jargon Madrasah Hebat Bermartabat dapat kita wujudkan serta kita buktikan,” pungkasnya. (HF/AK/rf)