Pengawas Sosialisasikan Penilaian Kinerja Guru

Slawi – Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data sebagai bahan dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, setiap penilaian ujungnya adalah pengambilan keputusan. Penilaian ketua program keahlian tidak sebatas karakter individu saja, melainkan pada hal-hal yang menunjukkan proses dan hasil yang dicapainya seperti kualitas, kuantitas, ketepatan waktu kerja. Oleh karena  itu, MTs Negeri Model Babakan mengadakan sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG), yang diikuti 74 Tenaga Pendidik Jum’at (13/10).

Mengingat urgensi hal tersebut, MTs Negeri Model Babakan adakan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG),“Kegiatan ini bertujuan, pertama untuk memberikan wawasan kepada tenaga pendidik agar dapat menjalankan tupoksinya dengan benar, sehingga menghasilkan output peserta didik yang berkompetensi. Kedua, seiring kebutuhan PKG pada Aplikasi Simpatika Guru tiap semesternya, diharapkan dapat termenuhi dengan baik setelah acara ini,” sambut Mukhlasin, Kepala Madrasah.

Mahfudz, narasumber tunggal kegiatan itu menuturkan, bahwa guru dituntut untuk mempersiapkan diri terutama di beberapa aspek dalam lingkup kompetensi pedagogik dan professional mereka. Diantara aspek yang dimaksud adalah kegiatan perancangan, pelaksanaan yang mencakup kegiatan awal, inti dan akhir. Sedangkan aspek ketiga adalah evaluasi. Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru meliputi penilaian formatif dan sumatif. Dalam satu tahun pelajaran, sekurang-kurangnya pelaksanaan penilaian kinerja sebanyak dua kali yakni awal tahun pelajaran dan akhir tahun pelajaran. Artinya setiap semester guru akan dinilai kinerjanya.

“Diantara fungsi dari Penilaian Kinerja Guru adalah untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah / madrasah. Juga menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja yang dilakukannya pada tahun tersebut,” ujar Pengawas Madrasah itu menambahkan.

Kegiatan sosialisasi berjalan di Ruang Guru dengan santai namun serius. Segar karena dimulai sebelum jam pelajaran berlangsung. Mengakhiri acara, Mahfudz beharap, sebagai madrasah yang telah mencetak peserta didik Peringkat Pertama UAMBN Tingkat Kab. Tegal Tahun Pelajaran 2016/2017, MTs N Model Babakan tetap menjadi barometer utama dan rujukan guru mapel tingkat Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Tegal. (brs/gap/rf)