Pengembangan Potensi Guru IGRA Purbalingga

Purbalingga – Ikatan Guru Roudathul Athfal (IGRA) sebagai organisasi profesi yang menghimpun tenaga pendidik RA/BA/TA,dalam suatu wadah organisasi pendidikan, berkewajiban mengembangkan dan menggali potensi dan kreatifitas guru RA/BA/TA agar senantiasa maju dan berkembang serta memiliki keunggulan dalam menghadapi persaingan keilmuan dalam lingkup pendidikan anak usia dini, agar mampu membawa perubahan dan perkembangan dalam dunia pendidikan yang mereka tekuni. Salah satu terobosan yang ditempuh oleh IGRA Kabupaten Purbalingga dalam mengembangkan potensi guru adalah melaui kegiatan Pelatihan Kolaborasi Angklung Dan Rebana Bagi Guru RA/BA/TA se–Kabupaten Purbalingga.

Disela kesibukan rutin sebagai guru di Bustanul Athfal (BA) Aisyiah Bajong Kecamatan Bukateja, Ketua IGRA Kabupaten Purbalingga, Khotimah saat dikonfirmasi adanya Pelatihan Kolaborasi Angklung dan Rebana Bagi Guru RA/BA/TA se-kabupaten Purbalingga pada Kamis (16/3) menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut merupakan program kegiatan dari Pimpinan Daerah IGRA Kabupaten Purbalingga, yang bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan musikal bagi Guru RA/BA/TA se-Kabupaten Purbalingga, yang nantinya akan menjadi bekal untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik dengan harapan dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini pada umumnya,  dan pada khususnya di lingkungan RA/BA/TA. Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah dilaksanakan selama 2 hari (14-15/3), bertempat di Aula Uswatun Khasanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

“Tujuan dari kegiatan Pelatihan Kolaborasi Angklung dan Rebana Bagi Guru RA/BA/TA se-kabupaten Purbalingga untuk mengembangkan kecerdasan musikal bagi guru RA/BA/TA, dan diharapkan bisa jadi bekal memberikan pembelajaran bagi peserta didik yang bisa meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam pendidikan anak usia dini,” jelas Khotimah.

Khotimah yang telah menjabat ketua IGRA selama 5 tahun juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terselenggara berkat bantuan dari Kementerian Agama melalui dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), yang salah satu komponen penggunaannya adalah untuk peningkatkan profesionalitas guru sehingga tepat.

Menurut Sekertaris IGRA, Lailatul Khasanah Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Purbalingga, Ratmono, dalam sambutannya telah memberikan apresiasi kepada IGRA Kabupaten Purbalingga yang selalu berkreasi dan berinovasi dengan berbagai kegiatan yang berbeda. Dan merupakan kegiatan yang sangat langka tetapi memiliki tujuan yang jelas yaitu meningkatkan kompetensi dengan mengasah otak dan skill. Sehingga hasilnya peserta pelatihan akan lebih mudah untuk menyampaikan kepada peserta didik. (sf/gt)