Penghulu adalah Jabatan yang Strategis

Sukoharjo – Dalam koridor pelayanan kepada masyarakat, jabatan Penghulu adalah sebuah jabatan yang sangat strategis. Selain karena berhadapan langsung dengan masyarakat sehinga kinerjanya dapat dinilai dan dirasakan langsung oleh masyarakat, seorang penghulu juga memiliki tugas mulai dari perencanaan, pemeriksaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dibidang kepenghuluan dan khususnya di bidang pernikahan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sukoharjo, Ihsan Muhadi dalam sambutannya tatkala melantik Fauzi Muqodam menjadi Penghulu di Gedung Aula Kankemenag Kabupaten Sukoharjo Selasa (27/2) dihadapan Kasubbag TU, seluruh Kepala KUA sekabupaten Sukoharjo, Ketua Pokja Hulu dan Ketua Dharmawanita Persatuan Kankemenag Kabupaten Sukoharjo.

Di awal karirnya sebelum dilantik sebagai ASN dengan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Penghulu, Fauzi pernah bertugas sebagai JFU (Jabatan Fungsional Umum) di KUA Weru, kemudian bergabung di Kankemenag kabupaten Sukoharjo juga sebagi JFU di Seksi Pendidikan Madrasah dan terakhir bertugas sebagai JFU di Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Sukoharjo. Dia menjadi satu-satunya penghulu yang telah diusulkan oleh Kankemenag Kabupaten Sukoharjo dan telah berhasil melewati beberapa tahapan yang ditentukan, diantaranya mengikuti Diklat kepenghuluan selama 20 hari di Balai Diklat Keagamaan Semarang dan juga assesment untuk menempati jabatan tersebut

Menurut Kakankemenag, jumlah penghulu di Sukoharjo perlu ditambah hal tersebut dikarenakan beberapa wilayah di Sukoharjo masih kekurangan penghulu, sementara pengadaan Penghulu masih harus terkendala oleh bebagai hal diantaranya selain harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan, seorang calon penghulu pun harus mampu melewati proses yang tidak ringan. Keinginan untuk menambah jumlah Penghulu tersebut adalah semata-mata agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.  

“Sukoharjo masih kekurangan penghulu dibeberapa wilayah. Penambahan tenaga penghulu tersebut diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja kita” ungkap Ihsan. “Menjadi impian kita untuk dapat menambah jumlah JFT Penghulu kita yang masih kurang. Alhamdulillah usulan kita sudah dipenuhi walaupun harus melewati mekanisme yg tidak ringan,” tambahnya lagi.

Dikarenakan tugasnya yang strategis, Ihsan Muhadi berpesan berbagai penyesuaian, sinkronisasi dan sinergitas kinerja segera dilakukan oleh Fauzi baik dengan stakeholder, Pokja penghulu termasuk menjalin kerjasama yang baik dengan lintas sektoral agar senantiasa mendapatkan dorongan dan dukungan ketika kelak bertugas di masyarakat.

Bertindak sebagai saksi dalam acara pelantikan tersebut Kasubbag TU Riv Rozi dan Kasi Bimas Islam Imam Waladi dan Tri Minarno dari Penyelenggara Syariah Kankemenag Kabupaten Sukoharjo sebagai Rohaniwan. (Djp/Wul)