Penghulu Di Wonogiri Susun Rencana Program Tahunan

Wonogiri – Dalam rangka mensosialisasikan, merumuskan dan mengakomodir program kerja Penghulu KUA, Bimas Islam Kankemenag Wonogiri menyelenggarakan rapat kordinasi penyusunan rencana kerja tahunan penghulu, Rabu siang (21/11) di Aula Kankemenag Wonogiri yang di ikuti para penghulu KUA Kecamatan se Kabupaten Wonogiri.

Ka. Kankemenag Wonogiri, H. Subadi dalam pembinaannya menyampaikan bahwa Jabatan fungsional penghulu merupakan salah satu cara untuk membina karier dan peningkatan mutu profesionalisme ASN yang berorientasi pada prestasi kerja. Sehingga tujuan untuk mewujudkan ASN sebagai aparatur negara yang berdaya guna dan berhasil guna dalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan akan dapat tercapai. Dalam pelaksanaan tugas jabatan fungsional didasarkan kepada keahlian atau keterampilan tertentu dan bersifat mandiri.

Sebagai garda terdepan di KUA seorang Penghulu mempunyai tugas fungsi yang banyak, sehingga  dengan kegiatan ini di harapkan meningkatkan kemampuan dan keterampilan JFT Penghulu dalam mengelola administrasi kepenghuluan. Selain itu untuk  membentuk tenaga-tenaga kepenghuluan yang handal, profesional, dan punya dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas ditengah masyarakat.

“Tantangan yang dihadapi penghulu saat ini adalah bagaimana upaya meningkatkan pelayanan dan konsultasi nikah rujuk (NR), serta pengembangan kepenghuluan secara baik dan optimal termasuk membuat dan melaksanakan program kepenghuluan,” jelas H. Subadi

Untuk itu  rapat koordinasi  ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja menajemen dan akuntabilitas seorang penghulu KUA, merumuskan program kerja yang mengarah pada kemajuan manajerial sehingga terlaksana secara optimal.

Kepada para penghulu Ka. Kankemenag berpesan untuk bekerja dengan memaksimalkan waktu yang ada, jangan menunda pekerjaan karena kita bekerja dituntut untuk berinovasi atau menghasilkan gagasan baru serta bekerja dengan produktif.

Bekerja harus teliti, jangan menyepelekan pekerjaan karena itu bekerjalah dengan rasa tanggungjawab yang tinggi, dedikasi kepada pimpinan dan teladan kepada bawahan bahkan kepada masyarakat. Jika demikian, maka penilaian dan kredit point pun dengan sendirinya dari atasan akan di dapat.

“Berilah pelayanan masyarakat dengan RAPIH artinya Responsif, akuntabel, profesional, ikhlas dan humanis  insaallah masyarakat akan puas dan senang sehingga KUA mampu memberikan pelayanan yang bermutu,” pungkasnya (Mursyid/heri/rf)