Penguatan ROHIS untuk Mencegah Radikalisme di Lingkungan Sekolah

Purworejo – Kegiatan Penguatan Wawasan Islam Rahmatan Lil'alamin (ISRA) dan Perspektif Multikultural Bagi Siswa SMA/SMK di Aula KPRI Hikmah Purworejo. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo Tahun 2019. Peserta terdiri dari 40 siswa yang merupakan pengurus ROHIS SMA/SMK di Purworejo (19/3).

H. Bambang Sucipto, M.Pd.I. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo,  H. Farid Solihin,  selaku Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, AKP. H. Prayogo Setya Budi  selaku Kasat Binmas Polres Purworejo, dan  Hj. Tatik Pudjiani,  yang merupakan Instruktur ISRA Nasional.hadir dalam k4egiatan tersebut

Kankemenag yang menyampaikan pentingya toleransi dalam beragama di sekolah, baik inter ataupun antarumat beragama. Dilanjutkan materi dari Kasubbag TU yang menerangkan bahwa terorisme tidak sama dengan jihad. “Bahwa teroris justru membunuhi penduduk sipil dan mengakibatkan publik ketakutan. Namun jihad jauh dari tindakan tersebut. Tidak ada jihad yang justru menjadikan penduduk sipil sebagai target. Itu artinya bukan islam yang rahmatan lil ‘alamin,” terang Farid Solihin mendeskripsikan perbedaan mendasar antara terorisme dengan jihad.

Sementara narasumber dari Polres Purworejo menekankan bagaimana menangkal faham radikalisme di sekolah. Menurut Prayogo, radikalisme dapat ditangkal baik secara hukum maupun agama. Terakhir, Tatik Pudjiani menyampaikan islam rahmatan lil 'alamin di lingkup sekolah.

Menurut panitia kegiatan, Zaenal Arifin, kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan pengurus ROHIS untuk mencegah masuknya paham radikal di lingkungan sekolah. (znl-sgy/bd)