Pengumuman Seleksi PPDB MTsN 1 Pati Diserbu Warga

PATI – MTsN 1 Pati mengumumkan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019, Sabtu (12/5/2018). Pengumuman dilaksanakan setelah seluruh rangkaian seleksi ditempuh oleh calon peserta didik maupun wali. Hasil seleksi dipajang di papan pengumuman dan dipadati ratusan peserta dan wali. Selain itu hasil seleksi juga dimuat di website madrasah. Terdapat 398 calon peserta didik dinyatakan di terima.Tahapan selanjutnya, calon peserta didik diwajibkan mengikuti daftar ulang mulai 14 sampai dengan 19 Mei 2018. Demikian disampaikan Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak saat bertandang di kantor Kemenag Kabupaten Pati, Senin (14/5/2018).

Menurut Syafak, pengumuman ini didahului dengan beberapa tahap seleksi: seleksi TPA/tahap I (29/4/2018), seleksi BTQ/tahap II (6/5/2018), dan wawancara/tahap III (10/5/2018). Ada hal unik terjadi menjelang seleksi tahap II, salah satu peserta dari Balikpapan memohon dispensasi untuk dapat mengikuti seleksi dengan video call. Peserta tersebut tidak dapat mengikuti seleksi BTQ secara langsung karena harus kembali untuk mengikuti USBN SD di Balikpapan. Akhirnya panitia memutuskan memberikan layanan bagi peserta tersebut, paparnya.

Sedangkan untuk seleksi tahap III, yaitu wawancara, hanya diikuti oleh calon peserta didik (beserta wali) dengan peringkat 1 sampai dengan 140. Hal ini untuk menentukan calon peserta didik yang nantinya masuk di kelas unggulan boarding dan non boarding. Dalam kesempatan ini, MTsN 1 Pati bersama pengurus Komite Madrasah menggelar sosialisasi kelas unggulan dan rapat komite bagi wali calon peserta didik, ujar Syafak.

Ali Musyafak menyampaikan, untuk tahapan seleksi PPDB tahun ini sengaja dilaksanakan pada hari libur dengan tujuan, PPDB di MTsN 1 Pati tidak mengganggu pembelajaran di SD/MI. Selain itu, peserta seleksi banyak yang berasal dari kabupaten di sekitar Pati, bahkan ada yang dari Kabupaten Wonosobo dan Kota Balikpapan, sehingga diharapkan semua peserta dapat mengikuti semua tahapan seleksi dengan baik meskipun dengan jarak tempuh yang cukup jauh, terangnya.

Dia berpesan kepada para peserta agar tetap semangat dalam mengikuti seleksi. Syafak mengimbau kepada semua panitia, guru, dan tenaga kependidikan bahwa antusiasme masyarakat untuk menitipkan putra-putrinya di MTsN 1 Pati merupakan amanat bagi civitas akademika.“Untuk itu, kita harus mampu mengemban amanat ini dengan sebaik-baiknya dan selalu dilandasi dengan semangat berjihad dalam memajukan pendidikan di madrasah”, tandasnya. (mj-athi’/bd)