Pensiun Langkah Awal Untuk Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat

Purwokerto – Masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang PNS, tetapi merupakan anugrah yang harus disyukuri karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa dan pada saatnya harus kembali pada  masyarakat dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru.

“Saat masih dines kita semua diatur tidak boleh semaunya sendiri, ada tarjet kinerja, kadang dimaraih, kadang tidak sesuai dengan kehendak hati apa yang terjadi di lingkungannya, ada banyak hal yang bisa kita kerjakan pada saat menikmati masa pensiun yang dampak atau manfaatnya tidak kalah penting dibanding ketika kita mengabdi dengan status PNS,” kata Kakankemenag Kab. Bbanyumas Drs. H. Imam Hidayat, M.PdI dalam sambutanya yang disampaikan pada perpisahan dengan Sugeng Kepala KUA Kembaran dan Mustholih Penghulu Kecamatan Kemranjen, Jum'at (28/9-2018).

Usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan semua PNS pasti mengalami, sehingga tidak perlu dirisaukan, tetapi sebaliknya harus diterima dan disambut dengan semangat baru, sehingga siap untuk menghadapi kondisi tersebut. Dalam sambutannya Imam menyampaikan: 1) Pengambdian P Sugeng 35 thn 7 bulan dan  P Tholih 32 thn 5 bulan. Terima kasih atas pengabdian di Kementerisn Agama RI khususnya Kankemenag Kab Bms semoga mendapat amal sholeh, pahala dan tetap menjalin tali silaturrahim. 2) Atas nama pribadi, dinas dan mewakili keluarga besar Kankemenag Kab Banyumas khususnya di Seksi Bimas Islam dan mohon maaf sebesar2nya. 3) Tetap semangat dan tidak turun  semangat dalam pengabdian kpd Bangsa dan Negara khususnya di masyarakat. 4) Tetap menjaga nama baik Kementerian Agama di masyarakat, tetap mencintai dan bangga menjadi pegawai Kementerian Agama. 5) Selamat dan sukses bisa khusnul khotimah menjadi ASN di Kankemenag Kab Bms.

Acara perpisahan yang dilaksanakan di Pantai Jetis Kebumen di agendakan oleh Plt. Kasi Bimas Islam yang juga Kasubag TU Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag dengan maksud agar muncul suasana kekeluargaan santai dan berkesan. Akhsin menyampaikan pesan agar menjaga pola hidup sehat dan  terus membina hubungan silaturahmi dengan sejumlah relasi, sehingga dapat membina hubungan kerjasama dalam pengembangan usaha atau hal lainnya. Paling utama, adalah pendekatan diri pada Tuhan Yang Maha Esa dengan meningkatkan kehidupan spiritual sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,  sehingga mampu menguatkan iman dan hidup lebih tenang' Tambah Akhsin. (AAe/bd)