Pentingnya Al Qur’an Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Temanggung – Bertempat di masjid Al Huda Ngipik Pringsurat  telah berlangsung Pengajian  dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur’an, Senin (12/06). Hadir dalam kegiatan tersebut, keluarga besar MI Ngipik Kecamatan Pringsurat. Acara dimulai dengan Khotmil Qur’an 30 juz yang diikuti seluruh guru dan siswa kelas 6 MI Ngipik Pringsurat.

Pengawas Pendidikan Agama, Nur Mahsun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Agama sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Demikian pentingnya agama dalam kehidupan manusia, sehingga diakui atau tidak sesungguhnya manusia, sangatlah membutuhkan agama. Dan sangatlah dibutuhkannya agama oleh manusia, tidak saja di masa primitif dulu sewaktu ilmu pengetahuan belum berkembang, tetapi juga di zaman modern sekarang sewaktu ilmu dan teknologi telah sedemikian maju. Agamalah yang membimbing kita kepada moral, perilaku dan cara hidup yang diridhai Allah. Allah telah menjelaskan dalam Al Qur’an bahwa orang yang patuh kepada agama berada di jalan yang benar, sedangkan yang lainnya akan tersesat. Karena agama merupakan petunjuk kebenaran, karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia, baik di kala suka maupun di kala duka, ujarnya.

Nur Mahsun mengatakan  bahwa kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Islam melalui kegiatan-kegiatan keagamaan. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan pengajian ini adalah sebagai berikut : Adanya silaturahmi antar Guru dan siswa karena dengan kegiatan ini diharapkan adanya interaksi antar peserta pengajian, timbulnya keinginan untuk bersedekah, timbulnya kecintaan terhadap Al Qur’an.

Kyai Nasirun dalam tausyiyahnya mengatakan, bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah karena merupakan turunnya Al Qur’an yang menjadi dasar dari semua amal ibadah yang dilaksanakan umat manusia serta menjadi dasar dari semua aturan umat Islam di seluruh dunia. “Al Qur’an adalah sumber dari semua kebaikan yang akan membawa kepada surga Allah,  Al Qur’an adalah sebagai sumber didalam menuntut ilmu, “ katanya.

“Hikmah dari umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa adalah setelah bulan puasa diharapkan adanya peningkatan iman dan taqwa, menjauhkan dari perbuatan dosa, dan syukur atas semua karunia Allah”, jelasnya.

Orang yang beriman kepada Allah dan menghambakan diri kepadaNya, mengatur hidupnya agar sesuai dengan seruan Allah dalam Al Qur’an. Dia menjadikan agama sebagai petunjuk hidupnya. Patuh kepada hal-hal yang baik menurut hati nuraninya, dan meninggalkan segala yang buruk yang ditolak hati nuraninya,pungkasnya.(mhs/sr/af)