Pentingnya Sebuah Perencanan dan Pelaporan Dalam Setiap Pelaksanaan Anggaran.

Surakarta – Aplikasi SMART, merupakan produk unggulan dari inisiatif strategis yang dimiliki Direktorat Jenderal Aggaran (DJA). Aplikasi ini  merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk mengukur tingkat penyerapan anggaran dan realisasi output. Sedangkan Aplikasi SiRUP merupakan produk dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) yang digunakan oleh semua satuan kerja dalam merencanakan seluruh kegiatan yang sudah tertuang dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Muslim Umar, saat membuka secara resmi acara sosialisasi aplikasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Terpadu (SMART) dan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) yang menghadirkan beberapa narasumber dari Kanwil Kemenag Prov. Jawa Tengah, dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Kamis (04/5) di Hotel Gran HAP Solo.

“Dengan aplikasi-aplikasi ini (SMART dan SIRUP), diharapkan baik proses perencanaan kegiatan maupun proses pelaporan hasil monitoring dan evaluasi anggaran menjadi lebih sederhana, terupdate secara online, dan datanya lebih akurat”, papar Muslim Umar.

Aplikasi SMART yang digulirkan oleh DJA ini berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari  anggaran pemerintah dan sebagai bahan pertimbangan dan penyusunan alokasi anggaran dan sebagai indikator capaian kinerja anggaran tahun berjalan.

Muslim Umar mengatakan bahwa evaluasi yang dilakukan bukan dalam rangka mencari kesalahan, bukan untuk kepentingan penyidikan dan proses hukum lainnya, dan bukan untuk menambah beban bagi siapapun, baik evaluator maupun obyek yang dievaluasi. Akan tetapi kata dia, fungsi monitoring kinerja membuktikan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas penggunaan anggaran yang dikelola kementerian/lembaga bersangkutan.

“Tujuan dari setiap kita membuat pelaporan tentunya bukan untuk mencari-cari kesalahan yang kemudian sampai ke proses hukum, tetapi lebih berfungsi untuk memonitor setiap penggunaan anggaran yang telah disediakan pemerintah”, jelas Muslim.

Selain itu, baik SMART maupun SIRUP juga berfungsi untuk mempelajari faktor- faktor yang menjadi pendukung atau kendala dalam pelaksanaan DIPA/RKAKL sebelumnya bagi upaya peningkatan kinerja di tahun-tahun berikutnya.

Yang terakhir dia menyampaikan agar acara sosialisasi ini dapat diikuti dengan seksama, baik itu operator yang menggunakannya maupun para pimpinan satker dalam memberikan dukungan dalam melaksanakan seluruh kegiatannya.

“Untuk para Kasi maupun Kepala Madrasah, tolong berikan dukungan kepada para operator aplikasi, agar mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan lancar”, pungkas Muslim Umar. (abc)