Penulisan Berita Sesuai Rumusan 5 W +1 H

Salatiga — Urgensi pengelolaan keredaksian website Kantor Kementerian Agama kota Salatiga dipastikan adanya penanggung jawab pengelolaan website, memiliki visi misi sebagai media sosial yang dikelola Kemenag Salatiga, harus memiliki target minimal produksi berita dan harus memiliki SDM yang cukup yang mempunyai kompetensi menulis. Demikian disampaikan Kepala Biro Kedaulatan Rakyat Jawa Tengah, Isdiyanto Isman pada giat Pelatihan Jurnalistik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag Kota Salatiga, Senin (31/05).

Pelatihan Jurnalistik terselenggara atas kerjasama Kemenag Kota Salatiga dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Salatiga diikuti 40 ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kota Salatiga terdiri dari perwakilan ASN lingkup Kemenag Kota Salatiga, Penyuluh, Humas, KKG, MGMP dan perwakilan dari Madrasah se Kota Salatiga.

Menurut Isdiyanto, “Website harus memiliki tim editor yang kuat, bertugas mengedit naskah yang masuk serta memberi penugasan-penugasan liputan kepada reporter, memiliki rubrikasi di website yang dikelola dan harus ada rapat redaksi untuk menampung ide-ide liputan, minimal sehari sekali. Materi rapat dan merencanakan produksi berita,” kata Isdiyanto.

Ditambahkan oleh Isdiyanto, teknis menulis berita sesuai kaidah jurnalistik sesuai misi dan kepentingan, teknis menulis rilis berita yang baik harus sama dengan teknik membuat hard news/straigt news (penulisan jurnalistik); metodenya menggunakan rumusan 5W +1H dan piramida terbalik dan rilis berita harus memenuhi kaidah jurnalistik untuk memudahkan redaksi di media massa meloloskan  menjadi berita.

Dijelaskan oleh Isdiyanto, dalam tahap penulisan rilis berita maka harus memastikan peristiwa atau fakta terjadi, mengurai cerita dan jalan cerita, check, recheck dan triple check jalan cerita, memastikan sudut berita (angle), menentukan lead atau intro dan menulis press release.

Pelatihan Jurnalistik dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Salatiga, Taufiqur Rahman dan mendatangkan narasumber dari Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah sekaligus sebagai Kepala Biro Kedaulatan Rakyat  Jawa Tengah (Isdiyanto Isman) juga fotografer (Chandra). (Humas/Khusnul-Fitri)