Penutupan Pengajian Jum’at Pagi

Kab. Pekalongan – Kepala Kankemenag Kab. Pekalongan H.Kasiman Mahmud Desky beserta beberapa staf ASN dilingkungan Kankemenag Kab.Pekalongan kembali ikut serta hadir dalam kegiatan pengajian Ramadhan Jum'at pagi. Kegiatan pengajian penutupan yang digelar seminggu menjelang hari raya Idul fitri 1442 Hijriyah ini, dihadiri oleh Bupati Pekalongan H. Asip Khobihi yang sekaligus menutup acara Pengajian Jumat Pagi yang biasa dilaksanakan di Aula Lt.1 Setda  Kabupaten Pekalongan.(Jum'at, 7/5)

Dalam acara tersbut, Bupati  H. Asip Kholbihi menyampaikan bahwa beliau sangat bersyukur ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan bisa secara rutin mengikuti acara Pengajian Jumat Pagi yang dilaksanakan oleh Pemkab sejak awal Ramadhan 1442 H. 

Disampaikan oleh Bupati akan arti pentingnya pengajian sebagai sarana  untuk mempelajari ajaran agama Islam yang terdapat dalam Al-Qur'anul Karim.

Menurut Bupati dalam mengaji pun kita harus betul-betul teliti dan harus mencari guru yang benar, dengan alasan agama itu tidak bisa dipelajari dengan menggunakan pendapat sendiri dan harus diajarkan oleh orang yang benar-benar paham.

‘’Jika menafsirkan agama dengan pendapat sendiri itu mesti banyak kelirunya. Dan yang benar adalah melalui rangkaian-rangkaian proses panjang, tentang siapa yang berhak menentukan hukum, kemudian kita generasi berikutnya hanya mencari referensi-referensi yang kita cari, kemudian kita sesuaikan dengan kondisi kontekstual’’ jelas Bupati.

Selain itu, dalam kesempatan ini Bupati H. Asip Kholbihi juga mengucapkan terimakasih kepada Ustad Abi yang telah berkenan mengisi acara Pengajian Jumat Pagi selama bulan Ramadhan di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan.

 ‘’Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ustad Abi dan kita doa'kan beliau panjang umur, sehat selalu dan ilmunya bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan, serta terus-menerus membina generasi kita.’’ tutur H.Asip Kholbihi.

Selanjutnya Bupati H. Asip Kholbihi juga tak lupa menghimbau seluruh ASN yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tidak mudik ke luar kota. Karena menurutnya, apabila tetap nekat melakukan mudik, ini akan memperparah penularan covid-19. Untuk itu pihaknya sangat melarang para ASN dilingkungan kerja Pemkab Pekalongan untuk  melakukan mudik. 

‘’Saya tekankan agar ASN dilingkungan Pemkab Pekalongan, kita semua yang dari luar kota untuk bisa mematuhi aturan untuk tidak mudik.” pungkasnya. (Ant)