Pemberdayaan Jamaah Binaan melalui Budidaya Lele dengan Biofolk kerja sama dengan Penyuluh Pertanian Boyolali

Penyuluh Agama Bersinergi Dengan Penyuluh Perikanan Dan Kelautan Dalam Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Binaan

Boyolali – Dalam upaya mengembangkan potensi sumber daya alam masyarakat desa dan untuk meningkatkan perekonomian para jamaah binaan, Penyuluh Agama Islam Kemenag Kab. Boyolali bersinergi dengan Penyuluh Perikanan dan Kelautan Kab Boyolali memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada Kelompok Budidaya Lele yang menjadi jamaah binaan di Dk. Jaragan Desa Wonosegoro Kec. Wonosegoro Kab. Boyolali, Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Kamis (08/07) di salah satu rumah pengurus Kelompok Budidaya Lele.

“ Dalam kondisi dan situasi pandemi saat ini, masyarakat perlu berfikir lebih kreatif dan inovatif untuk tetap bertahan dalam memenuhi kebutuhan keluarga yaitu salah satunya berbudidaya ikan lele karena ikan lele lebih mudah dibudidayakan serta tidak memerlukan lahan yang begitu luas, contohnya kolam Bioflok yang saat ini menjadi tren dalam pembudidyaan ikan lele”,  demikian yang disampaikan oleh Yusuf, selaku Pegawai Penyuluh Perikanan dan Kelautan.

“Selain itu, ikan lele merupakan jenis ikan kanibal yang untuk membudidayakannnya cenderung lebih mudah karena ikan lele bisa diberikan makanan apa saja, di antaranya adalah dedaunan, nasi bekas dan lain-lain tidak melulu menggunakan pakan pellet lele yang harganya melambung tinggi”, tambahnya lagi.

Teguh, salah satu anggota Kelompok Budidaya Lele mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Penyuluh Agama Islam Boyolali yang sudah memfasilitasi kegiatan tersebut karena kegiatan tersebut bisa memberikan arahan dan gambaran bagaimana proses dan cara membudidaya lele yang bisa menghasilkan uang untuk menambah penghasilan.

“Terima kasih kepada dinas perikanan dan kelautan kabupaten Boyolali yang telah memberikan bantuan dan pendampingan dalam budidaya lele ini, tidak lupa juga kepada penyuluh agama, mas Arifin yang telah memfasilitasi kami dalam mendapatkan bantuan dari dinas perikanan.” Kata teguh.

sementara itu, penyuluh agama islam Kankemenag Kab. Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan yang tersebut memberikan banyak manfaat dan pengetahuan baru bagi jamaah binaan, maka diharapkan kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja,.

“saya berharap kegiatan pembinaan dan pemberdayaan tersebut bisa terus dilakukan dan penyuluh agama siap memberikan pendampingan – pendampingan agar jamaah binaan bisa merasakan hasilnya setelah kegiatan ini berlangsung.” Demikian yang disampaikan oleh Arifin, selaku Penyuluh Agama Islam Boyolali dalam akhir kegiatan tersebut. (AR/Jaim/rf)