Penyuluh Agama dan Guru Non PNS Sampaikan Uneg-Uneg pada Anggota DPR RI

Kudus (Inmas) – 4 November 2017, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah laksanakan tusinya dalam tugas dan fungsinya dengan melaksanakan Pembinaan ASN, Penyuluh Agama dan Guru non PNS di Aula STAIN Kudus yang diikuti 1200 orang dari Exs Karesidenan Pati, terdiri dari Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang dan Blora, Hadir dalam kegiatan tersebut dari Anggota Komisi I DPR RI bp. Muhammad Arwani Thomafi (Arwani Thomafi) sebagai Pembicara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah farhani, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Jateng Suhersi, para Kepala Bidang pada Kanwil Kementerian Agama Prov. Jateng, Para Kepala Kantor Kementerian Agama se Exs Karesidenan Pati.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama menyampaikan bahwa kegiatan seperti ni sangatlah penting, sebab kegiatan ini kita dapat menghadirkan para guru non PNS dan para penyuluh agama se exs karesidenan Pati, sebab guru non PNS ini telah menunggu Sknya selama 3 tahun belum terbit, alhamdulillah sekarang sudah terbit sehingga pada saatnya nanti akan diserahkan SK Impasing pada mereka, serta anggaran telah tersedia.

Sebelum menyerahkan SK impasing beliau melaporkan pada Arwani Thomafi bahwa “para penyuluh kita adalah merupakan garda terdepan Kementerian Agama  dalam menyampaikan tugas-tugas pembangunan, begitu mulia mereka dalam mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab, akan tetapi perhatian pemerintah sampai saat ini nampaknya masih perlu di tingkatkan.” Katanya

Selanjutnya beliau mengatakan “selama ini uneg-uneg itu disampaikan pada Kami karena keterbatasan kami tidak mudah dalam menangani secara langsung oleh karenanya kita hadirkan Anggota DPR RI untuk memfasilitasi apa yang menjadi permasalahan para penyuluh agama, karena tugas para penyuluh tidak kalah mulianya dengan para guru, kerjanya tidak mengenal waktu dari pagi sampai malam tidak mengeluh, maka kami undang Arwani Thomafi yang pada saatnya nanti bisa menyampaikan aspirasi pada Pemerintah pusat agar honorarium penyuluh kita di tingkatkan.” Ucapnya.

Pada akhirnya farhani menyampaikan inilah dua agenda penting yang dapat kami sampaikan, yang pertama terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran bapak dan ibu semuanya karena akan diserahkan SK Impasing guru melalui Kankemenag Kab./kota. Yang ke dua penghargaan kepada STAIN Kudus yang telah memfasilitasi kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana yang direncanakan. (bd)