Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gringsing Lakukan Pengukuran Arah Kiblat

* Kepala KUA Kecamatan Gringsing H. Jaenudin ikut melakukan pengukuran arah kiblat bersama para penyuluh

Batang – Permasalahan arah kiblat di Indonesia memang sangat pelik dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat umum terutama dekade terakhir ini. Hal ini terjadi lantaran disamping banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia seperti Tsunami, Gempa Bumi, Gunung Meletus dan lain sebagainya yang menyebabkan tanah bergerak dan bergeser, juga tak sedikit pada saat pembangunan tempat ibadah dulunya tidak berpegang pada penentuan arah kiblat yang benar, sehingga berdampak pada arah dan posisi kiblat yang kurang sesuai dengan kenyataan arah kiblat yang sebenarnya.  Untuk itu tumbuh semangat untuk pembetulan arah kiblat sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, yang sesuai dengan koridor ilmu pengetahuan, sain dan tehnologi.  Ada yang cukup menggeser beberapa derajat dari posisi semula namun ada juga yang karena masjidnya dipugar sehingga menjadi kesempatan untuk meluruskan arah kiblatnya sesuai penghitungan sekarang.

Pengukuran arah kiblat mengalami perkembangan dari tahun ke tahun sesuai dengan zamannya. Dulu orang mengukur arah kiblat cukup dengan bencet, miqyas atau tongkat istiwak. Namun untuk sekarang ini bisa menggunakan theodolite, rubuk mujayyab dan kompas secara praktis. Pada Senin (23/8) sekira pukul 13.00 WIB Penyuluh Agama Islam Kec. Gringsing mendapat kesempatan mengukur arah kiblat Mushola Nurul Khikmah Desa Sojomerto RT 01 RW 01. Penyuluh pun mengukur arah kiblat dengan bantuan kompas yang telah disediakan dan pengukuran pun selesai pukul 14.00 WIB.

* Dengan ketelitihan para Penyuluh agama Islam saat melihat arah kiblat pada kompas kiblat yang mereka gunakan dalam pengukurannya

Kepala KUA Kecamatan Gringsing H. Jaenudin sealigus Ketua Panitia Pembangunan menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kinerja Penyuluh Agama Islam Kec. Gringsing yang telah bersedia mengukur arah kiblat di mushola dekat tempat tinggalnya.

“ Terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada saudara-saudara penyuluh Agama Kecamatan Gringsing yang telah bersedia, meskipun tempat tinggal saya diluar kecamatan Gringsing namun tetap bersedia untuk mengukur Kembali dan memposisikan arah kiblat Kembali di mushola kami, sehingga kami tambah yakin perihal arah kiblat yang telah ditata ulang,“ jelas H. Jaenudin.

Lebih lanjut beliau berharap agar para penyuluh bisa menemukan inovasi baru dalam mengukur arah kiblat yang di desain dengan pendekatan sains, dan ilmu pengetahuan yang mendukung sehingga problem arah kiblat dapat diatasi, tuturnya menutup pembicaraan

Susahlit Danang Prakoso selaku koordinator Penyuluh Agama Islam Kec. Gringsing mengaku sangat bangga atas kinerja penyuluh dalam mengukur arah kiblat. Dia berharap dengan adanya Penyuluh Show in Actiaon semoga Penyuluh Agama Islam makin dikenal dan ditunggu kiprahnya di tengah masyarakat dalam menghadapi persoalan tentang agama.

“ Kami berharap dengan kegiatan Show in Actiaon itu Penyuluh Agama Islam akan makin di harapkan kehadiran dalam kiprahnya di tengah masyarakat dalam menghadapi persoalan tentang agama,” katanya.

Acara pun ditutup dengan pembacaan doa dengan harapan pembangunan Mushola Nurul Khikmah cepat terselesaikan dan diakhiri foto bersama antara Penyuluh dan warga sekitar yang hadir. ( Irvan/SDP /Zy)