Penyuluh Agama, Representasi Tokoh Agama di Wilayahnya

Ungaran – Menindaklanjuti surat edaran dari Kanwil Kemenag Prov. Jateng terkait pemilihan penyuluh teladan PNS dan Non PNS Tingkat Provinsi Jawa tengah Tahun 2021, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang melalui seksi Bimas Islam menyelenggarakan seleksi pemilihan Penyuluh Agama Islam teladan non PNS di Meeting Room Lt.II, Jum’at, (28/5) siang.

Kegiatan diikuti oleh 19 orang penyuluh Agama Islam non PNS dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Semarang dengan juri Ahmad Thoha, perwakilan tokoh agama; Luluk Ihyani, perwakilan akademisi dan Zulkifli, selaku Plt.Kasi Bimas Islam Kankemenag Kab. Semarang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Nurudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa peranan penyuluh agama di masyarakat saat ini sangatlah penting. Mulai dari penyampai ilmu agama, penyambung informasi dari pemerintah termasuk memberikan layanan konsultasi berbagai persolan agama yang ada. Karena tugas yang berat itulah kemudian Kementerian Agama RI melalui Dirjen Bimas Islam ingin memberikan penghargaan bagi penyuluh berprestasi lewat kegiatan pemilihan penyuluh teladan PNS dan Non PNS.

“Kalau tidak ada penyuluh, maka siapa yang akan jadi penyambung lidah semua informasi keagamaan di masyarakat?. Maka melalui pemilihan penyuluh teladan ini harapan kami para penyuluh agama Islam mampu menggali potensi diri baik melalui pembuatan karya tulis, portofolio maupun video program unggulan yang dilakukan,” terang Nurudin.

Nurudin juga berharap agar apapun hasilnya, tidak akan mengurangi semangat para penyuluh dalam berdakwah dan menjadi suri tauladan kebaikan di masyarakat.

“Kalah menang bukan tujuan utama. Lebih dari itu, semoga kegiatan ini nanti mampu memilih penyuluh agama yang menjadi representasi tokoh agama di Kabupaten Semarang untuk mengikuti lomba serupa di tingkat Provinsi,” imbuhnya.

Sementara itu Plt.Kasi Bimas Islam, Zulkifli selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan menginformasikan bahwa seleksi penyuluh agama Islam tingkat Kabupaten Semarang tahun 2021 ini hanya diperuntukkan bagi penyuluh agama Non PNS saja. Adapun untuk penyuluh agama PNS, telah dipilih secara aklamasi oleh anggota Pokjaluh sendiri.

“Beberapa waktu lalu, untuk yang PNS telah ditunjuk siapa yang akan mewakili ke tingkat Provinsi. Karenanya, kita hanya melakukan seleksi untuk penyuluh agama Islam non PNS saja,” kata Zulkifli.

Dirinya menambahkan, setelah nanti diperoleh nama pemenag, pihaknya akan segera mengusulkan dan mendaftarkan delegasi untuk mengikuti kegiatan serupa tingkat Provinsi pada bulan Juni mendatang.(shl/Sua)