Penyuluh Agama Sebagai Ujung Tombak Pembinaan Umat

Pati – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama menjadi salah satu tombak dan penyuluh agama adalah ujung tombak yang berperan penting dalam upaya membimbing masyarakat memahami ajaran agama, dan mengamalkannya secara berkualitas.

Keberhasilan seorang Penyuluh Agama Islam dalam melaksanakan tugasnya di masyarakat dipengaruhi oleh beberapa komponen diantaranya komponen strategi dakwah yang dipilih dan dirumuskan. Demikian disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Pati Imron saat memberikan sambutan dan arahannya pada kegiatan Temu Silaturahmi dan Koordinasi Penyuluh Agama Jabatan Fungsional, yang diikuti oleh JFT penyuluh agama fungsional se-eks Karesidenan Pati di rumah makan Sumber Urip Jl. P. Sudirman Pati, (17/7/2018).

Imron mengatakan, Kita tahu kemajemukan masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras, tradisi, bahasa, serta status sosial ekonomi yang berbeda-beda. Menghadapi kondisi ini seorang penyuluh harus menyusun strategi yang tepat dalam pelaksanaan tugas kepenyuluhannya demi tercapainya tujuan tugas itu, “jelasnya.

Ditambahkan Imron, Sedangkan Strategi pelaksanaan penyuluhan mencakup semua langkah yang tepat dalam melaksanakan tugas penyuluhan, menentukan sasaran penyuluhan, menggunakan metode penyuluhan yang tepat sesuai dengan keadaan dan kondisi sasaran,”tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Pati harus melakukan strategi dakwah yang lebih efektif dalam melakukan pembinaan ummat, “pinta Imron.

Suasana Rapat Pokjaluh kali ini begitu santai, sambil gemericiknya kolam dengan ikan yang berloncatan dan menikmati hidangan yang telah disediakan, membicarakan beberapa hal kepada seluruh JFT Penyuluh Agama Islam Fungsional se-eks Karesidenan Pati, diantaranya untuk dapat melibatkan, membimbing serta mengawasi Penyuluh Agama Islam Non PNS dalam melakukan pembinaan ummat. (Am/bd)