Penyuluh Aktif Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bagi Ibu PKK

BLORA – Penyuluh Agama Islam Kankemenag Blora wilayah Blora kota, Marsi,S.Ag ikut terlibat aktif dalam pemberian pelatihan  pemulasaran jenazah bagi kaum ibu warga Kedungjenar  yang bekerjasama dengan tim PKK Kelurahan Kedungjenar kemaren (30/7) di Gedung Pertemuan kelurahan Kedungjenar.

Pelatihan Pemulasaran Jenazah tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh 33 peserta yang merupakan perwakilan 15 Rtdan 18 orang pengurus PKK Kelurahan Kedungjenar yang diberikan materi cara memandikan sampai mengkafani jenazah oleh kaur Kesra Jenar, Mohammad Choirul Ikhsan.

Ketua Panitia yang merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Blora I, Marsi,S.Ag menyampaikan bahwa acara tersebut diadakan dengan tujuan untuk menambah ilmu dan wawasan warga kelurahan Kedungjenar sekaligus mencari kader wanita yang mampu mengurusi dan melakukan pemulasaran jenazah khusunya bagi jenazah wanita.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan warga bisa mengetahui bagaimana cara memandikan, mengkafani, mensholatkan dan menguburkan jenazah sehingga nantinya apabila ada jenazah wanita sudah ada ibu yang mahir untuk memulasari jenazah tersebut.

“kami melihat warga sangat antusias mengikuti pelatihan ini dengan keaktifan dalam melakukan tanya jawab secara pro aktif baik teori terutama pada saat praktek”paparnya.

“kami sebagai Penyuluh ikut terjun memberikan sosiaisasi kepada  warga khususnya wanita karena keprihatinan minimnya wanita  yang mampu melakukan pemulasaran jenazah, padahal terkadang warga sangat membutuhkan kemampuan tersebut sehingga mudah mudahan ilmu kegiatan ini bisa diterapkan di masyarakat dengan baik bagi ibu ibu warga setempat”ungkap Penyuluh yang juga merupakan Ketua Pokja I PKK wilayah Kedungjenar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kelurahan Kedungjenar, Tri Mulyani,AP menyampaikan bahwa sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut serta sangat mendukung kegiatan tersebut mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan Kedungjenar karena sangat minimnya warga perempuan yang mahir memulasari jenazah.

“melalui kegiatan tersebut warga kami harapkan bisa memahami bagaimana cara memandikan,mengkafani mensholatkan mauun mengkuburkan jenazah sehingga suatu saat bisa diamalkan ilmu yang didapatkan pada pelatihan kali ini”imbuhnya serius.

“kami sangat berterima kasih bagi penyuluh yang bersedia memberikan ide idenya untuk program yang bermanfaat bagi warga sekitar terutama pemahaman keagamaan seperti ini”pungkasnya.(ima/bd)