Penyuluh Ikut Optimalkan Sosialisasi Agama dan Pembinaan Mental

Banjarnegara – Upaya optimalisasi bimbingan penyuluhan, penyuluh agama Islam dalam tugas dan fungsinya bekerja sama dengan unsur masyarakat dan instansi. Salah satunya dengan lembaga pendidikan sekolah.

KUA Kecamatan Madukara dan Penyuluh Fungsional, Akhmad Khozin Amanulloh, mengadakan Sosialisasi Dampak Pernikahan Usia Dini di SMPN 1 Madukara, Senin ini (14/01). Yang mana ini juga melibatkan penyuluh Agama Islam non PNS di wilayah Kecamatan Madukara. Kegiatan tersebut sebagai wujud pelaksanaan MOU antara SMP Negeri 1 Madukara dengan KUA Kecamatan Madukara, dalam rangka upaya pendewasaan usia nikah. 

Selaku Kepala KUA Kecamatan Madukara, Saifurohman menyatakan, bahwa keberhasilan pelaksanaan program kegiatan akan terwujud maksimal jika dilaksanakan secara kompak dan terkoordinasi antar program kerja lembaga dan instansi, serta sekolah/ lembaga pendidikan. Termasuk Penyuluh Agama Islam di wilayah kerja terkait pembinaan mental agama,” kata Saifurohman, di hari pertama penyuluhan, yang rencananya dilaksanakan 14 – 19 Januari 2019.

Puji Kristyaningtyas, Kepala SMP Negeri 1 Madukara, di dampingi Guru BK, Sunarso, sangat mendukung upaya yang dilakukan Kantor Urusan Agama Kecamatan Madukara dan Penyuluh Agama Islam. Sekaligus sepakat untuk memasukkan program ke jadwal sekolah.

Teknis pelaksanaannya, adalah dengan pertemuan satu jam pelajaran (45 menit) dijadwalkan untuk 9 org penyuluh, mulai Senin sampai Sabtu. Materi yg disampaikan yakni pendewasaan usia nikah, bahaya penyalahgunaan narkoba, adab pergaulan remaja, bentuk kenakalan remaja, dan pembinaan mental agama.(Khozin-Nangim/Sua)