Penyuluh Ikut Sukseskan Program Genre Menuju Remaja Berkualitas

BLORA – Penyuluh Agama Islam diharapkan bisa ikut membantu mensukseksan program pembinaan dan konseling remaja melalui Generasi berencana (Genre) yakni sebuah program untuk memfasilitasi terwujudnya tegar remaja, yaitu remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari risiko Triad KRR, menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan
berkeluarga untuk mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta.
Demikian disampaikan oleh Narasumber diklat,Yogo Joko Lelono, S.Sos yang membawakan materi Advokasi Dan KIE Progam GENRE pada pelatihan diklat  Teknis Non Medis Bagi Bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat  angkatan kedua oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah di Balai Diklat KKB Pati yang berlangsung senin sampai kamis (30 Oktober sampai 2 Nopember 2017).

Yogo juga menandaskan bahwa untuk keberhasilan progam genre pihak BKKBN tidak akan berhasil melaksanakan progam tersebut tanpa bantuan instansi lain.salah satunya adalah Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama, sehingga harapan Pihak BKKBN Penyuluh Agama Bisa membantu mengajak remaja untuk mensukseskan progam genre tersebut.

Peserta yang terdiri dari  35 orang yang terdiri dari Penyuluh Agama Islam dan Koordinator Penyuluh KB pada kabupaten Rembang,Pati,Blora,Kudus, Jepara,Demak dan Kota Semarang nampak antusias mengikuti acara tersebut.

Sementara itu,Kepala BKKBN Propinsi Jateng melalui Kasi Penyelenggaraan dan Evaluasi Balai Diklat KKB Pati, Drs. Supartono, S.Kom. kemaren menyampaikan bahwa Pelatihan Teknis ini bertujuan untuk Melatih peserta dalam pendampingan kepada Generasi Remaja dalam hal Pernikahan dini, NAPSA (Narkotika,Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya) dan seks pra nikah serta mensukseskan program Genre menuju terwujudnya remaja sehat dan berkualitas.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan ini,semoga para peserta bisa lebih cakap dalam melaksanakan pendampingan di masyarakata khususnya para Remaja Berencara” Ujar  Supartono serius, yang didampingi oleh Widyaiswara Balai Diklat KKB Pati, Drs. Subroto Affandi dan Ibu Dra. Winarni.

Selama empat hari ini peserta mendapatkan materi seperti Kebijakan Progam GENRE, Pengelola Pusat Informasi dan Konseling Remaja,Peran Penyuluh Agama dalam Progam KKB-PK, dan masih banyak lagi materi materi yang bertemakan pendampingan kepada remaja.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga(KSPK) BKKBN Provinsi Jateng, Edi Sukoco,SH yang menyampaikan  Materi tentang Kebijakan Progam GENRE juga menandaskan  bahwa progam GENRE berawal dari keadaan remaja di Indonesia pada Era saat ini yakni banyaknya permasalahan tentang tibgkah laku remaja saat ini seperti NAPZA,Peer Presure,Nyontek,Merokok,pornografi,bolos,tawuran dan seks bebas.

Untuk itu, menurutnya Progam GENRE berupaya menjadikan remaja menjadi generasi emas dengan Pendidikan setinggi mungkin,pekerjaan kompetitif,menikah terencana,aktif dalam kehidupan masyarakat,pola hidup sehat sehari hari karena merencanakan keluarga akan menentukan kematangan dalam berumah tangga, dimana keluarga menurut uu no 52 tahun 2009 adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri,ayah anak,ibu anak.

Selain itu, juga disampaikan tentang delapan fungsi keluarga yaitu Keagamaan,Sosial Budaya,Cinta kasih dan sayang,Perlindungan, Reproduksi,Sosial Pendidikan,Eko nomi,dan lingkungan.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa program Generasi Berencana diarahkan untuk dapat mewujudkan remaja yang berperilaku sehat, bertanggungjawab, dan dilaksanakan melalui dua
pendekatan, yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau Mahasiswa (PIK R/M), sebagai Suatu wadah dlm program Gen Re yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan
penunjang lainnya.

Selain itu bisa melalui pendekatan Kelompok Bina Keluarga Remaja, sebagai Suatu Kelompok atau wadah kegiatan yang terdiri dari keluarga yang mempunyai remaja usia 10 –24 tahun yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua remaja dalam rangka pembinaan tumbuh kembang remaja dalam rangka memantapkan kesertaan, pembinaan dan kemandirian ber-KB bagi PUS anggota kelompok.

Selain dari BKKBN, kegiatan juga diisi oleh narasumber dari unsur kedokteran,dr. Cahyono,S.POG dan Kepala Kankemenag Pati.

Penyuluh Agama Islam Kemenag Blora, Iffa dilla menyampaikan sangat antusias mengikuti acara tersebut karena sangat bermanfaat untuk fungsi pembinaan dan penyuluhan bagi kader remaja serta bisa memberikan wawasan dalam upaya pendampingan remaja. (Dilla/Ima).