Peran Pengawas Pendidikan sebagai Spesialis Pembelajaran

Pemalang – Pengawas pendidikan harus mampu menjadi seorang peneliti, komunikator, dan guru untuk berperan sebagai spesialis pembelajaran. Demikian disampaikan oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP, SMA/SMK pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Mis Zubaidah saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (22/5) siang.

“Sebagai peneliti, pengawas harus memahami dan dapat meneliti sekaligus menerapkan hasil penelitian yang dilakukan sendiri maupun orang lain. Penelitian yang harus dipahami berkenaan dengan pembelajaran, guru efektif, sekolah efektif, gaya pembelajaran, dan psikologi manusia,” jelasnya.

Sebagai komunikator, lanjut Zubaidah, pengawas harus mampu menyampaikan pendapatnya. Penyampaian pendapat baik secara tertulis maupun lisan harus efektif sehingga dapat dipahami orang lain. Sebagai guru, pengawas harus menjadi model guru yang baik sehingga dapat dijadikan contoh oleh guru binaannya.

Sebelum memberi bimbingan dan arahan, seorang pengawas pendidikan harus mengetahui latar belakang gurunya sehingga apa yang disampaikan tepat sasaran. Dengan mengetahui latar belakang guru maka pendekatan, teknik, dan metode yang digunakan dalam supervisi akan berbeda pada tiap guru.

Seperti saat Zubaidah mengadakan kunjungan kelas kepada Guru PAI di SMP Negeri 4 Comal beberapa waktu yang lalu. Pendekatan kepada GPAI yang sudah bersertifikat pendidik dengan yang belum, maupun dilihat dari jumlah masa kerja tentu berbeda.

“Kepada GPAI yang sudah bersertifikat pendidik dan mempunyai pengalaman mengajar lebih dari lima tahun maka pendekatan yang digunakan non-directif atau tidak langsung,” jelasnya.

“Sedangkan kepada GPAI yang baru mengajar satu tahun tentu belum memiliki banyak pengalaman mengajar, maka pendekatan yang dipakai dalam memberi bimbingan dan arahan adalah pendekatan directif atau pendekatan langsung dengan memberi contoh langsung bagaimana cara mengelola kelas yang baik. Dalam hal ini Pengawas PAI menjadi role model, dimulai dengan membuka pembelajaran, melaksanakan kegiatan inti, dan menutup pembelajaran,” imbuhnya.

Pengawas PAI perlu mengingatkan pentingnya menguasai materi yang akan disampaikan oleh seorang GPAI. Yang tidak kalah penting juga adalah manajemen kelas. Seorang guru yang mampu mengelola kelas dengan baik maka proses pembelajaran akan memiliki kualitas yang baik pula. (miz/fi/rf)