Perawatan Jenazah Penting, Namun Nyaris Terlupakan

Purworejo – Berangkat dari keprihatinan minimnya pemahaman masyarakat tentang perawatan jenazah, maka KUA Kecamatan Banyuurip bekerjasama dengan Pemerintah Desa Bajangrejo mengadakan pelatihan perawatan jenazah, yang dilaksanakan Kamis (10/1) di Aula Desa Bajangrejo.

Peserta terdiri dari utusan masing-masing pedukuhan di Bajangrejo yang seluruhnya berjumlah 25 orang. Pelatihan diberikan oleh tim dari KUA 4 orang, dengan materi terdiri dari teori (30%) dan praktek (70%).

“Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan pendalaman pemahaman mengenai praktek keagamaan, khususnya perawatan jenazah yang saat ini di desa Bajangrejo memang kekurangan tenaga terampil di bidang tersebut,” papar Dadan Ridwan, Kepala KUA Kecamatan Banyuurip.

Kegiatan yang diadakan mulai jam 09.00 hingga 14.00 WIB itu menggunakan alat peraga yang telah disediakan oleh pihak desa, di antaranya manekin, kain kafan dan beberapa alat lain untuk simulasi perawatan jenazah.

“Kegiatan ini kami rasakan sangat positif karena banyak desa yang tidak memiliki tenaga terampil untuk perawatan jenazah. Namun untuk menyelenggarakan kegiatan serupa, tidak semua desa memiliki alat peraga. Sehingga ke depan, Kemenag dalam hal ini KUA di setiap Kecamatan perlu mengakomodir harapan dan kebutuhan masyarakat untuk praktek keagamaan seperti ini,” tambah Dadan.(dad-sgy/sua)