Perbaikan Komponen dan Uprgade Potensi Menjadi Kata Kunci Penilaian

Karanganyar – Tim Pendamping Internal (TPI) Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag Pusat tiba dikantor Kemenag Kab. Karanganyar pada Selasa (26/2). Tim yang dipimpin oleh Titik Purwanti  & Abd. Wahab sebagai anggota, akan mendampingi penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI – WBK) & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), pada Kemenag Kab. Karanganyar, dari 26 Feb – 2 Maret 2019.

Ahmad Nasirin, Kepala Kantor Kemenag Karanganyar menyampaikan bahwa selama beberapa hari kedepan kantor Kemenag Karanganyar akan didampingi oleh Tim TPI Itjen untuk mempersiapkan penilaian ZI Tahap II.

“Bpk / Ibu semua selama beberapa hari kedepan kantor kita akan didampingi oleh TIM TPI dari Itjen, untuk memantau sejauh mana kesiapan kita dalam mempersiapkan diri untuk penialain ZI tahap II. Jadi mohon Bpk/Ibu semua harus sudah siap dengan komponen – komponen yang akan dinilai,“ tutur Nasirin.

Adapun 6 komponen yang akan masuk dalam penilaian adalah Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Selain 6 Komponen tersebut Tim TP juga memberikan apresiasi kepada Kemenag Kab. Karanganyar atas inovasinya dalam pelayanan. Seperti adanya SMS/WA Center PTSP yang sudah dalam proses realisasi, penyampaian informasi yang up to date kepada masyarakat melalui media baik WA, Instagram, Facebook, Youtube, Website maupun media cetak.

Nasirin menjelaskan kepada Tim Itjen, dengan keterbatasan yang ada, Kemenag Karanganyar akan selalu berbenah untuk dapat memenuhi standar pencapaian yang ada.

“Kemenag Kab. Karanganyar dengan keterbatasan yang ada baik dari segi SDM maupun sarpras akan selalu berbenah dan mengupgrade potensi, agar dapat memenuhi standar penialaian yang ditetapkan,” terang Nasirin.

Tim Itjen, Titik Purwanti berpesan, agar Kemenag Karanganyar merapikan beberapa Komponen yang masih belum lengkap, sehingga mendapatkan penilaian yang lebih maksimal.

“Komponen yang belum lengkap mohon segera dilengkapi dan dirapikan agar mendapatkan nilai yang lebih maksimal,” jelas Titik.(ida-hd/sua)