Percepat Pelayanan, Pangkas Prosedur Yang Tidak Penting

Mungkid – Untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat, para ASN Kemenag Kab. Magelang diminta mencermati Standar Operating Prosedur (SOP) dan memangkas prosedur-prosedur yang tidak penting.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, menyampaikan hal tersebut kepada para ASN di jajarannya, Senin, (26/02) pada Pembinaan Pegawai di halaman Kantor Kemenag. Hal ini dilakukan karena Wafa mengakui dan mendengar masih banyak keluhan masyarakat terkait dengan lambannya pelayanan permintaan rekomendasi untuk permohonan bantuan.

“Diakui masih banyak keluhan masyarakat yang menyampaikan lambannya pelayanan kita dalam hal permohonan rekomendasi,” kata Wafa.

Wafa menyampaikan bahwa menjelang bulan Maret, lalu lalang masyarakat terkait dengan permohonan rekomendasi sangat besar. Ia mengingatkan agar prosedur-prosedur yang tidak perlu agar dipangkas sehingga pelayanan permohonan rekomendasi dapat dilayani dalam waktu satu jam.

“Pangkas prosedur yang menyulitkan, misalnya untuk rekomendasi Kementerian Agama terkait permohonan bantuan kepada Bupati atau Gubernur, cukup dari lembaga kepada Kementerian Agama tidak usah melalui kelurahan dan kecamatan. Dengan demikian pelayanan bisa dilayani dalam waktu satu jam,” lanjutnya.

Wafa menyampaikan kepada para JFU terkait, jika model pelayanan belum memenuhi persyaratan  agar mengacu pada aturan-aturan yang ada.

“Jika model pelayanan sekiranya belum mampu memenuhi persyaratan, jangan gunakan komunikasi lisan tetapi tertulis. Jadi, misalnya ada persyaratan yang kurang, bisa ditunjukkan syarat-syarat yang harus dipenuhi,” katanya.

“Marilah kita wujudkan pelayanan yang mendayung cepat dan akurat,” harapnya.

Untuk mewujudkan pelayanan yang semakin baik, Wafa berharap pada ASN dapat memberikan pelayanan dengan Senyum dan Sapa dengan didasari semangat “Bekerja dengan Hati”.

“Marilah kita bekerja dengan hati. Artinya tidak harus ditunggui oleh atasan, tetapi kita bekerja karena diawasi oleh  Allah Swt. Mari kita melaksanakan tanggung jawab melaksanakan kinerja, untuk menghalalkan gaji kita, tidak karena atasan kita tetapi  diawasi oleh Tuhan YME,” pesannya.

Selain menyampaikan tentang pemangkasan prosedur pelayanan, dalam kesempatan tersebut Wafa menyampaikan pentingnya mencermati program-program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang dengan progress yang terukur. Terkait dengan realisasi DIPA tahun 2018, setelah perencanaan selesai ditelaah, maka akan dilihat serapan DIPA yang telah berjalan.

“Juknis BOS untuk madrasah sudah turun, lakukan perencanaan pencairan dan pastikan tidak terhambat sesuai peggunaan dan pelaksanaannya,” kata Wafa.

Untuk mewujudkan program-program yang semakin baik, Wafa juga menekankan pentingnya penekanan penataan SDM.

“Setelah dianalisa, terlihat perimbangan SDM disemua lini perlu ditata. Sehingga kita semua siap bersama untuk melakukan tugas bersama dalam pelayanan secara baik,” lanjutnya. (am/bd)