Peresmian gedung FKUB Cilacap bersamaan dengan peringatan HAB ke-69 Kemenag

Cilacap – Gedung Sekretariat Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cilacap diresmikan oleh Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji melalui Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemkab. Cilacap Tri Komarasidi Wijayanto.

Acara yang bertepatan dengan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-69 tersebut, dilaksanakan usai Upacara HAB di halaman Kankemenag Kab. Cilacap. Hadir pada acara peresmian, yakni pengurus FKUB, MUI Kab. Cilacap dan tokoh lintas agama. Adapun cara berlangsung Sabtu(3/1), di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap Jl. Perwira No. 14A.

Kakankemenag Kab. Cilacap Mughni Labib dalam sambutannya mengajak kepada seluruh aparaturnya untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan melaksanakan lima nilai budaya kerja yang terdiri atas Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggungjawab dan Keteladanan. Kelima nilai budaya kerja tersebut diharapkan tidak hanya sekedar slogan, tetapi harus benar-benar diterapkan agar dapat meningkatkan birokrasi Kemenag yang siap menjalankan revolusi mental dengan moto “Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit”, disamping aparatur juga harus lebih sering turun ke bawah.

Dengan dimilikinya gedung sekretariat bersama, Kankemenag kepada pengurus FKUB berharap untuk bisa lebih sering berkumpul dan berdialog sehingga makin akrab dan kompak dalam memecahkan berbagai persoalan yang timbul. Kedepan, kondisi kerukunan umat beragama akan bisa dijaga kualitasnya guna mendukung pembangunan bangsa, pungkasnya.

FKUB menjadi mitra pemerintah

Sementara itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Tri Komarasidi Wijayanto, Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji mengucapkan selamat atas dimilikinya gedung sekretariat bersama FKUB Kab. Cilacap yang representatif. Bupati Cilacap berharap, FKUB benar-benar mampu menjadi mitra pemerintah kabupaten untuk menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama. Dengan memiliki gedung tersendiri, peran FKUB diarapkan akan makin meningkat dengan mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan sebagai sarana menuju kerukunan. Untuk itu, pengurus FKUB harus selalu duduk bersama guna memecahkan segala persoalan yang timbul. Yang lebih utama adalah FKUB harus bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi kokohnya kerukunan umat beragama di Kab. Cilacap. “Apapun yang dilaksanakan dengan kebersamaan, akan terasa mudah dan ringan”, tegasnya.

Usai membacakan sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Tri Komarasidi Wijayanto didanpingi oleh Para Pejabat Kankemenag Kab. Cilacap, Ketua FKUB dan MUI. Usai, peninjauan gedung FKUB, kemudian diadakan penandatangan Meorandum of Undersatanding (MoU) atau nota kesepakatan antara Kankemenag Kab. Cilacap, Pemkab. Cilacap dan FKUB, atas pengunaan tanah milik Kementerian Agama Kabupaten Cilacap oleh FKUB selaku forum organisasi di bawah Pemerintah Kab. Cilacap. Acara berakhir dengan pemotongan tumpeng syukuran HAB oleh Kankemenag Kab. Cilacap dan Peresmian gedung FKUB oleh Ketua FKUB Mohamad Taufick Hidayatulloh. (Budiono)