Peresmian Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Liong Hok Bio

Kota Magelang – Gelar pawai seni dan budaya menyemarakkan perayaan hari Taoist sedunia serta hari jadi ke-156 berdirinya Klenteng Liong Hok Bio yang berlokasi di Kota Magelang, Minggu(25/03). Iring-iringan 57 Barongsai dari berbagai kota di Indonesia serta kesenian tradisional lainnya mampu menyedot perhatian publik sebagai daya  hiburan. Antusias warga Kota Magelang begitu tinggi untuk menyaksikan perhelatan tersebut. Acara tersebut juga menandai purna pugar Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Liong Hok Bio yang telah dimulai sekitar 4 tahun yang lalu. Bangunan berciri khas Tiongkok itu kini terlihat megah dan berdiri kokoh di pusat Kota Magelang. Pemugaran rumah ibadah bagi umat Khonghu Cu tersebut dilakukan karena di tahun 2014 mengalami kebakaran hebat yang disebabkan oleh hubungan arus pendek.

Tempat Ibadah Tri Dharma Liong Hok Bio diresmikan oleh Noor Syam selaku Sekjen, mewakili Menteri Agama RI. Dalam sambutannya menteri agama yang dalam hal ini diwakilkan Noor Syam memberikan ucapan selamat kepada umat Konghuchu Indonesia, terlebih kepada Pimpinan Majelis Rohaniawan Tri Dharma dan Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma yang telah memantabkan keyakinan, membimbing dan memberikan pelayanan guna mewujudkan kehidupan umat Tri Dharma yang religius dan berwawasan nasional. “Selamat kepada umat Konghuchu Indonesia, terlebih kepada Pimpinan Majelis Rohaniawan Tri Dharma dan Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma atas berdirinya tempat ibadah Tri dharma Liong Hok Bio”. Lebih dari itu, Menteri Agama juga berharap agar umat mengembangkan sikap keagamaan dengan paradigma humanis dan moderasi, sebab agama merupakan landasan dalam kehidupan sehingga mewujudkan kedamaian, keamanan, kesejukan dan keadilan bagi seluruh makhluk hidup di dunia. “ Agama tidak memandang bentuk rupa seseorang dan membedakan derajat atau martabat dalam level apapun. Dengan sikap saling menghargai, mengedepankan dan mengembangkan nilai cinta kasih yang universal dalam masyarakat yang majemuk, guna membangun rasa kebangsaan” tegasnya.

Noor Syam (Sekjen) yang mewakili Menteri Agama RI mengatakan “ Semoga dengan peresmian purna pugar Tri Dharma Liong Hok Bio ini memberikan semangat baru dalam rangka membangun cakrawala keagamaan dan harmoni umat yang lebih luas baik dalam lingkungan internal maupun dengan berbagai kelompok agama yang ada. Sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama, terutama bagi peningkatan kualitas hidup pribadi, keluarga dan masyarakat serta kehidupan bangsa dan negara yang damai dan sejahtera di masa yang akan datang” Tambahnya. (Hr)