Peringati HAB Dengan Membagikan 600 Paket Sembako di Daerah Bencana

Wonogiri – Momentum Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-72 Tahun 2018  ini harus dapat dijadikan suatu momentum refleksi kembali komitmen para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bekerja keras dan meningkatkan kualitas diri sesuai dengan budaya kerja Kementerian Agama yang tahun ini mengusung tema utama " Tebarkan Kedamaian ".

Kesadaran untuk berbagi, tidak saja merupakan sikap yang mulia yang diajarkan semua agama, namun manusia sebagai makhluk sosial selalu menuntut kita untuk peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar. Apalagi paradigma sebagai ASN Kemenag harus lebih dekat dan melayani umat harus di junjung tinggi.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang memiliki tugas untuk berperan serta aktif dalam pembangunan dengan bahasa agama aktif berpartisipasi untuk secara bersama-sama membantu saudara kita dengan membagikan 600 paket sembako kepada kaum duafa di Wonogiri khususnya di daerah – daerah terdampak bencana alam serta membantu material untuk perbaikan tempat ibadah yang tekena longsor.

Hal tersebut di sampaikan Ka. Kankemenag H. Subadi pada apel bersama ASN Kankemenag Wonogiri, (08/01) di halaman Kankemenag Wonogiri. Menurut Ka.kankemenag momen tersebut bertujuan untuk membawa semangat beramal dan berbakti dengan ikhlas, meningkatkan keeratan tali silaturahim antara Kemenag dengan masyarakat, meningkatkan rasa peduli sosial kepada yang membutuhkan dan menambah nilai kekhusu’an peringatan HAB.

“Kegiatan baksos merupakan wujud ungkapan syukur Kemenag Wonogiri kepada masyarakat. Jangan di lihat dari sisi harga namun lihatlah dari sisi   persaudaraan dan persautuan kita sebagai umat Islam dan semoga menjadi keberkahan baik bagi yang memberi maupun yang menerima” Imbuh H. Subadi

Selain untuk baksos dana UPZ Kankemenag Wonogiri juga disalurkan dalam bentuk beasiswa siswa miskin, bantuan penyelenggara wajar dikdas, bantuan Madin dan insentif bagi guru wiyata bakti.

Sedangkan menurut Gara Syariah, Fauzi kegiatan sosial ini digelar setiap tahun terutama di barengkan dengan momentum HAB Kemenag untuk meringankan beban warga dan sebagai sikap solidaritas dan kepekaan sosial kepada masyarakat.  (Mursyid ___ Heri)