Peringati HAB, Kemenag Bagikan Gerobak kepada Pedagang Kecil

Grobogan – Hari Amal Bakti (HAB) merupakan momentum penting melakukan evaluasi dan introspeksi (muhasabah) untuk terus meningkatkan kinerja sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara sekaligus pelayanan bagi masyarakat. Senin (07/01) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan mentasyarufkan zakat produktif bagi pedagang bakso pentol berupa gerobak sebanyak 50 gerobak dan 30 peralatan penggorengan bagi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi pedagang kecil disekitar Kantor Kemenag Kab. Grobogan di Aula Kemenag Kab.Grobogan. Hal ini untuk peringatan HAB Kementerian Agama ke-73 dengan tema Jaga Kebersamaan Umat.

Kepala Kemenag Kab. Grobogan Hidayat Maskur menyampaikan dalam rangka HAB Kemenag yang merupakan hari ulang tahun Kemenag yang jatuh tanggal 3 Januari, dan Kemenag sendiri sudah berusia 73 tahun. Untuk itu dari tahun ke tahun Kemenag berbenah diri untuk menciptakan pelayanan masyarakat yang murah, efektif dan efisien dengan berpedoman 5 budaya kerja kerja Kemenag.

“Dihari Amal Bakti Kemenag ini yang ke 73 tahun, kita memberikan atau pentasyarupkan beberapa kegiatan salah satu memberian  50 gerobak pedagang bakso pentol dan 30 peralatan penggorengan bagi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi pedagang kecil disekitar Kantor Kemenag Kab.Grobogan. Dengan tujuan untuk meningkatkan pedagang, sehingga bisa terus berjalan,” ungkapnya.

Hidayat Maskur berharap melalui pentasyarupan zakat kepada pedagang, agar pedagang bisa menjadi muzakki, jangan terus menjadi mustahiq. Karena zakat termasuk rukun Islam yang ke 4 atau sebagai tujuan menyucikan harta dan jiwa muzakki dan juga merupakan manifestasi syukur atas Nikmat Allah.

“Pada tahun 2018 ini Kemenag dalam rangka HAB ke 73 mentasyarupkan zakat sebesar 642 Juta untuk dibagikan kepada guru RA, Madin, Guru PAI, Muzaki, Siswa berprstasi dan pentasyarupan zakat produktif bagi pedagang bakso pentol serta pangan industri rumah tangga (PIRT),” jelasnya.

Dan diakhir acara Ketua Baznas Suyoto memberikan secara simbolis kepada pedagang bakso pentol dan pangan industri rumah tangga (PIRT). (bd/gt)