Peringati Tahun Baru 1443 Hijriyah, Ini Yang Dilakukan Guru dan Siwa MIN 4 Kebumen

Kebumen – Selasa 1 Muharam 1443 H bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 2021 Masehi, umat Islam sedunia merayakan tahun baru Islam 1443 H. Akan tetapi, peringatan tahun baru Islam kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana setiap awal tahun baru Hijriyah biasanya tanggal merah dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Untuk tahun ini hari libur tahun baru Islam (Hijriyah) digeser ke hari besok (Rabu, 11/8). Hal tersebut sebagimana Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor : 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

MIN 4 Kebumen sebagai salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kebumen, punya cara sendiri dalam merayakan tahun baru Islam/Hijriyah kali ini. Dalam suasana pendemi, kegiatan belajar kegiatan belajar secara daring (pembelajaran jarak jauh) dijadikan sebagai cara merayakannya.

Khamdan Asyfahaani, selaku Kepala Madrasah mengunstruksikan para guru agar di momen istimewa ini pembelajaran lebih menitikberatkan untuk meningkatkan karakter siswa. “Tanamkan nilai-nilai cinta sejarah Islam dan juga religiusitas siswa utamanya amalan-amalan dalam mengisi momen tahun baru Hijriyah ini!” pesan Kepala MIN 4 Kebumen kepada para Guru.

“Intinya adalah anak-anak harus tetap belajar dan yang paling utama mereka tahu dengan sejarah tahun Hijriyah, tau bagaimana mengisi tahun baru Hijriyah ini dengan amalan yang baik. Karena sangat ironis jika generasi muda Islam sampai tidak tahu dengan tahun barunya sendiri yaitu tahun Hijriyah,” lanjutnya.

Merespon intruksi Kepala Madrasah, segenap Guru MIN 4 Kebumen menindaklanjutinya dengan memberikan beragam pembelajaran/penugasan kepada para siswanya. Ada yang memberikan tayangan video pembelajaran terkait tahun baru Islam dan ada pula yang memberikan materi membuat poster tentang tahun baru Islam/Hijriyah. Para siswapun terlihat sangat antusias mengikutinya, meski di tengah keterbatasan karena situasi pendemi mereka masih tetap semangat untuk bertanggung jawab belajar dan mengirim hasil tugasnya.

Dari beberapa tugas yang dibrerikan para Guru, ada satu yang sangat menarik, yaitu tugas yang diberikan oleh Ahmad Muhamim. Dia memberikan tugas kepada siswanya untuk menghafalkan nama – nama bulan Hijriyah. Benar saja, dari hasil penugasannya faktanya membuktikan bahwa sebagian besar siswa tidak hafal dengan nama bulan dalam tahun Hijriyah. Menurut yang bersangkutan, alasan inilah yang mendorongnya memberikan tugas tersebut. Harapannya dengan tugas ini nantinya siswa bisa mengenal kalender Hijriyah. “Menurut Saya adalah satu hal yang sangat ironis jika generasi muda Islam sampai tidak tahu dengan tahun barunya sendiri yaitu tahun Hijriyah,”  ujar Ahmad Muhamim.(fz/qq).