Perkuat Peran BWI Demi Kesejahteraan Umat Yang Bermartabat

Semarang (Inmas) – Rapat Koordinasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang diselenggarakan di Hotel Novotel Jl. Pemuda Semarang Semarang 13 /09/’18, kegiatan rakor  dihadiri oleh Ketua BWI Pusat Muhammad Nuh, Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua BWI Prov. Jateng Noor Ahmad, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani serta pengurus BWI se-Jawa Tengah dan D.I Yogyakatra, serta tamu undangan.

Dalam arahannmya Gubernur Jawa Tengah menyampaikan denga bahasa Jawa sebab di Jawa Tengah ada aturan dan anjuran setiap hari Kamis untuk Instansi Pemerintahan  memakai bahasa Jawa, maka Ganjar memakai bahasa Jawa, beliau mengatakan (Siang puniko kito saget makempal, kulo tansah dedongo mugi panjenengan tansah sehat yen waras pikire biso ngurusi rakyate bongso negorone kanti tumoto) dalam bahasa Indonesia nya “pada siang ini kita dapat berkumpul, saya doakan semoga kita selalu dalam keadaan sehat , apabila kita sehat dapat mengurus bangsa dan Negara ini dengan tertata” ucap ganjar dalam arahannya.

(Kulo niki lagi mongkok kerawuhan dayoh tamu agung niki Professor Doktor Insinyur Kyai Haji, Muhammad Nuh) terjemahnya “Saya ini lagi Bangga kedatangan tamu Agung  Professor Doktor Insinyur Kyai Haji, Muhammad Nuh” lanjtnya

Sebetulnya kalau kita mengurusi Wakaf ini banyak sekali kira-kira kalau satu tahun kurang lebih 180 Triyun untu se-Indonesia itu kalau optimal, namun sekarang kira-kira baru 400 Milyard, uang segitu itu waktu saya kecil itu uangnya (sak Hohah sebab rabiso ngarani) artinya ”banyak sekali karena ndak bias nyebut” uang itu bias  untuk apa saja, untu apa saja bias, yang hukumnya bapak semua yang telah mengetahui 

 Negara Kalau hanya menggunakan APBN dan APBD saja masih banyak kekurangan, maka dengan potensi umat yaitu dengan Ekonomi keumatan. Maka Negara dapat membangun bersama-sama rakyatnya

Dengan adanya Rakor BWI ini semoga dapat membatu pemerintah dalam bersinergi supaya Negara ini bias cepat sejahtera, paling tidak kita dapat mempercepat, lanjut ganjar.

Semoga ini semua dapat berjalan lancar serta mendapatkan hasil yang membanggakan guna kemaslahatan umat.  Pungkasnya (bd/bd)