Perlunya Bersinergi dalam Menggapai Visi Misi

Ungaran – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Subadi didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Muhtadi melaksanakan pembinaan di satuan kerja Madrasah Ibtidaiyah Negeri Timpik Kecamatan Susukan. Hadir dalam pembinaan tersebuti semua guru, pegawai dan komite sekolah.

Subadi memberikan analogi bahwa sebuah organisasi atau satker ibarat satu unit sepeda onthel yang merupakan satu kesatuan tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain sehingga semua stakeholder harus bersinergi dalam menggapai visi dan misi yang telah ditetapkan.

“Madrasah harus mengedepankan image yang baik dengan cara memberikan pelayanan prima sehingga masyarakat akan selalu ber-positif thinking, dengan demikian masyarakat akan mempercayakan kepada madrasah khususnya dalam menitipkan anak-anaknya untuk dididik pada madrasah kita,” kata Subadi dalam pembinaan di aula madrasah, Jumat (10/02).

Selanjutnya Subadi menambahkan, seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang berkembang pesat, Guru madrasah supaya arif dan bijak baik dalam menerima maupun sharing informasi, contoh kasus di dunia pendidikan yang berawal dari penggunaan teknologi informasi yang salah, hendaknya menjadi pembelajaran. Beliau berpesan agar segenap guru selalu berusaha mengedepankan inovasi (penemuan) baru dalam proses pembelajaran.

“Kita tidak dapat menyalahkan perkembangan teknologi yang berimbas pada media permainan anak (smartphone, ipad, internet, dan sebagainya), sebab hal tersebut merupakan perkembangan jaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Muhtadi memberi penjelasan singkat tentang sejarah berdirinya MIN Timpik. Diterangkan bahwa pada tahun tahun 1950 berdiri Sekolah Arab (sekarang : TPQ) selama kurang lebih 5 tahun kemudian menjadi Madrasah Ibtidaiyah di bawah naungan Yayasan Sudirman (1960) dan di tahun 1996 berubah status menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri.

Muhtadi menekankan pada para guru untuk menambahkan mindset berupa peningkatan kualitas siswa sebab secara kuantitas siswa MIN Timpik sudah menggembirakan. Dicontohkan mengenai kelebihan Kepala Madrasah yang notabene seorang qari’ sehingga diharapkan dapat mewariskan ilmu tersebut kepada para siswa, untuk itu supaya selalu memanfaatkan apapun potensi yang ada sehingga hal tersebut menjadi pemikat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke madrasah. (ka/gt)