Perlunya Penguatan Wawasan Islam Rahmatan Lil Alamin Bagi Siswa

Karanganyar – Negara Indonesia yang kaya akan suku, bahasa, agama dan keanekaragaman lainnya merupakan salah satu Negara yang terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak yang ada di dunia. Salah satu cara dalam menjaga keberagaman agar tidak terjadi gesekan dan konflik horisontal yang ada di era sekarang ini, Kantor Kemenag Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Wawasan Islam Rahmatan Lil Alamin dan Multikultural bagi Siswa SMA/SMK di Karanganyar bertempat di Aula Lantai II, Senin (30/05).

“Kita beruntung hidup di indonesia, karena Indonesia dikenal sebagai orang-orang yang berbudi luhur, bangsa yang besar dengan potensi keberagaman, untuk itu dalam menjaga keberagaman ini dan agar tidak menimbulkan gesekan-gesekan yang semakin meruncing, perlu adanya wawasan islam rahmatan lil alamin bagi siswa SMA/SMK. Karena siswa merupakan generasi penerus bangsa yang kelak dapat menjadi pemimpin-pemimpin di Indonesia di masa depan. Siswa sebagai agent of change mempunyai posisi yang strategis yang diharapkan nantinya bisa membawa sifat islam yang wasathiyah, islam yang tidak terjebak dalam pemikiran yang berlebih dan ekstrim,” kata Musta’in Ahmad dalam pemaparan materinya.

Selain itu, Dosen IAIN Surakarta Fakultas ushuluddin dan dakwah, Kholilurahman dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan paparannya terkait “Refleksi Islam Rahmatan Lil Alamin atas Berkah Keanekaragaman Agama dan Etnis” . Generasi muda Indonesia menurut Kholilurahman harus menyadari bahwa Indonesia memiliki multi-agama dan multi-etnis, maka perlu kedewasaan untuk terus hidup damai dalam perbedaan dan keanekaramanan..

Disatu sisi, Kholilurahman juga mengatakan bahkan ada yang memprediksi bahwa Indonesia akan bubar Tahun 2030 dan dalam artikelnya romo mangun pun juga demikian pada tahun 2045 diperkirakan Indonesia akan mengalami perubahan secara fundamental.

“Hal tersebut tentunya tidak akan terjadi apabila peran generasi muda Indonesia berfikirnya Indonesia tetap utuh dalam keanekaragamannya, saya yakin Indonesia pasti masih ada sampai kapan pun sebagaimana ikrar pemuda, bertanah air satu, tanah air Indonesia, syaratnya sederhana, perkuat keilmuan dengan cara membaca, diskusi, dan aksi (eksperimen) juga berpikir untuk tetap berkarya demi kejayaan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Seperti sabda Rasululloh SAW: Utlubul ‘ilmi minal mahdi ilal lahdi (Tuntutlah ilmu mulai dari buaian sampai menjelang liang lahat),” jelasnya.

Kegiatan Sosialisasi Penguatan Wawasan Islam Rahmatan Lil Alamin dan Multikultural bagi Siswa SMA/SMK di Karanganyar diakhiri dengan diskusi dari peserta sosialisasi yang kebanyakan merupakan pengurus Rohis di masing-masing sekolahnya, harapan kedepannya semoga kegiatan semacam ini semakin sering diadakan oleh Kemenag untuk menambah wawasan keagamaan bagi siswa Sekolah. (why-hd/Wul)