Persiapan USBN, KKG MI Adakan Bedah Kisi Kisi USBN Tahun 2018

Sragen – Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sragen, H. Sutopo, SH, M.SI berpesan kepada guru di lingkungan Kankemenag Sragen agar guru madrasah memberikan pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat kepada siswa. Selain itu kejujuran harus menjadi salah satu hal dari pendidikan karakter yang diutamakan.

Demikian disampaikan Sutopo saat memberikan pengarahan kepada 145 guru kelas 6 MI Se Kabupaten Sragen dalam kegiatan bedah kisi-kisi USBN MI yang diadakan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sragen di Aula Prof. Dr. Teuku Jakob Museum Sangiran, Senin (12/03).

“Pendidikan karakter adalah ruh pendidikan madrasah, utamakan itu” pesan Sutopo. “Berkenaan dengan USBN, kami haramkan para guru memberikan contekan kepada siswa, dengan dalih apapun haram,” tegasnya.

Sebagai narasumber bedah kisi-kisi Drs. Bandung Gunadi. Bandung Gunadi adalah Kepala SDIT Takmirul Islam Surakarta dan Instruktur Nasional LPMP Jawa Tengah. Dalam pengantarnya narasumber menjelaskan bahwa tugas guru adalah mendidik dan mengajar.

“Mendidik berarti menumbuh kembangkan karakter yang berkepribadian, sedangkan mengajar, guru bertugas sebagai pengajar untuk mengoptimalkan potensi,” kata Bandung Gunadi. “Perlu digarisbawahi bahwa potensi yang dimiliki siswa tidak sama, potensi siswa tidak dapat diukur hanya melalui potensi intelegensi saja tetapi ada potensi spiritual, sosial, dan keterampilan,” tambahnya.

Sedangkan ketua panitia kegiatan, Ahmad Mudhofar Hasan mengharapkan agar kegiatan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan madrasah. Mudhofar juga berharap agar peserta dapat membuat soal USBN yang sesuai dengan kisi-kisi yang telah ditetapkan pemerintah. (mud/ira/Wul)