Persiapkan Fisik Dan Administrasi Bagi Kuota Tambahan Haji

BLORA – Kemenag Blora pada musim haji 2017 mendapatkan tambahan kuota sebanyak 136 orang sehingga jumlah jamaah yang  diperkirakan berangkat menjadi 669 orang. Untuk itu, semua jamaah yang diperkirakan akan berangkat pada tahun ini diharapkan bisa mempersiapkan diri baik fisik maupun administrasi supaya semua persiapan haji bisa berjalan lancar.

Demikian disampaikan Kasi haji dan Umroh,Muhaimin dalam acara sosialisasi kebijakan haji bagi kuota tambahan haji  tahun 2017 pada  selasa (14/3) di Aula Kemenag Blora.

Muhaimin mengatakan bahwa kuota haji by name tersebut masih menunggu kepastian resmi dari Kanwil, meskipun sudah bisa diperkirakan dari daftar Siskohat yang ada berdasarkan nomor porsi dari kuota tambahan Jateng yang berjumlah 30.225 orang yang akan diberangkatkan 2017 ini.

“meskipun kuota resminya by name belum ada tapi kami bisa memperkirakan dari nomer urut porsi sehingga jamaah kuota tambahan ini kami undang supaya bisa mempersiapkan fisik dan administrasinya lebih awal” ujarnya.

Sebanyak 72 jamaah dari Kecamatan Blora, Tunjungan, Kunduran, Japah, Ngawen dan Todanan mengikuti sosialisasi kebijakan tersebut pada senin (13/3) dan 64 jamaah dari Cepu, Bogorejo, Banjarejo, Menden, Randublatung dan kedungtuban pada selasa (14/3) dengan membawa kelengkapan administrasi seperti foto terbaru 80 persen wajah, foto copy e-KTP, Fotocopy BPIH setoran awal.

Selain itu, jamaah juga diminta persiapan untuk mengikuti pembuatan paspor di kantor Imigrasi Pati yang akan ditentukan waktunya kemudian hari, dan saat ini sebanyak 295 jamaah sudah foto paspor di Imigrasi Pati sisanya sesuai jadwal yang ditentukan.

“Bapak Ibu jemaah calon haji saya mohon sejak sekarang agar segera menyiapkan dokumen dokumen dalam rangka keberangkatan haji yakni KTP, Kartu Keluarga dan buku nikah/ijazah/akta kelahiran. Persyaratan tersebut untuk pengurusan paspor ke kantor imigrasi” ungkapnya.

Muhaimin juga menyampaikan bahwa jamaah diharapkan bisa menjaga kondisi kesehatan karena fisik merupakan hal penting yang diperlukan dalam menjalankan ibadah haji karena nanti juga akan ada pemeriksaan kesehatan dari tim medis Kabupaten.

Terkait calon haji yang berusia lanjut, berdasarkan kebijakan PMA 75 tahun 2017 untuk usia 75 tahun memang bisa diusulkan untuk diberangkatkan lebih awal dengan tetap mempertimbangkan kuota serta nomor urutan pendaftarannya.

Hal lainnya yang disampaikan bahwa calon jamaah kuota tambahan juga diminta melakukan bimbingan manasik di wilayahnya masing masing seperti as Shofa,Muhammadiyah, as Samir dan lainnya karena Kemenag maupun Pemerintah  Kabupaten Blora  hanya akan memberikan 6 kali manasik haji di KUA dan 2 kali di tingkat Kabupaten, dan pemkab juga akan membantu transportasi dari daerah ke embarkasi Solo maupun sebaliknya. (ima/bd)