Pesan Dirjen PHU kepada Jemaah

Boyolali (inmas) – Calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Sleman yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 25 malam ini Jumat (04/08) akan diberangkatkan menuju Tanah Suci. Berjumlah 354 jemaah dan 5 petugas kloter pada saat masuk Asrama Haji Donohudan Boyolali dan tetap utuh hingga saat akan diberangkatkan.  Proses pelepasan kloter 25 ini menjadi istimewa lantaran Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kementerian Agama Republik Indonesia Nizar Ali berkenan melepas keberangkatan menuju Tanah Suci Arab Saudi.

“Alhamdulillah malam ini Saya bisa berada di tengah-tengah Bapak-Ibu calon jemaah haji dalam rangka melepas keberangkatan kloter 25 dari Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menuju Tanah Suci guna melaksanakan ibadah haji ke Baitullah,” kata Nizar Ali yang baru tiga hari menjabat sebagai Dirjen PHU.

Kecintaannya dengan Yogyakarta mendorongnya untuk sengaja hadir di Embarkasi Solo guna menjumpai serta melepas para calon jemaah haji asal penghasil salak pondoh tersebut. “Melihat jadwal keberangkatan di Embarkasi Solo, hari ini jemaah asal DIY mulai diberangkatkan maka usai melaksanakan kegiatan di Yogyakarta Saya sempatkan ke Asrama Haji Donohudan untuk berjumpa dengan Bapak-Ibu semua,” ucap Dirjen yang juga sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Provinsi DIY.

Kepada para jemaah Nizar berpesan supaya menjaga nama baik bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia, menjaga persatuan dan kesatuan dan saling tolong menolong, doakan para pemimpin bangsa agar dapat melaksanakan amanah dengan baik serta yang paling penting untuk selalu menjaga kesehatan masing-masing.

“Sebagai calon haji Bapak-Ibu juga merupakan duta Bangsa Indonesia, untuk itu jaga nama baik bangsa dan negara, tunjukkan bahwa jemaah Indonesia adalah jemaah yang baik, santun dan ramah. Utamakan kekompakan, saling tolong menolong serta terus menjaga kebersamaan,” pesannya.

Ditambahkannya, selagi di Baitullah mohon didoakan para pemimpin bangsa agar senantiasa diberikan kemampuan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa dengan baik. “Mohon doanya Bapak-Ibu saat berada di Tanah Haram bagi para pemimpin bangsa supaya tetap amanah dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Menyinggung perbedaan suhu di Tanah Suci dibandingkan Indonesia, Nizar mengharapkan kepada para jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga kebersihan dan pola makan, serta menjaga stamina tubuh agar bisa maksimal dalam beribadah utamanya ibadah wajib yakni Wukuf di Arafah.

“Suhu di Arab Saudi saat ini mencapai 45 hingga 50 derajat, jauh lebih panas dibandingkan Indonesia, untuk itu jaga benar-benar kesehatan Bapak-Ibu, banyak minum air putih, konsumsi makanan dengan cukup, jaga kebersihan, hindari berlama-lama di alam terbuka dan utamanya adalah persiapkan diri untuk ibadah inti haji yakni Wukuf di Arafah,” pungkasnya.

Selanjutnya Dirjen PHU Nizar Ali didampingi Kakanwil Kemenag Jateng Farhani, Kakanwil Kemenag DIY Muhammad Lutfi Hamid, Kabid PHU Sholikhin dan jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melepas keberangkatan calon jemaah haji menaiki bus yang akan membawa menuju Bandara Adi Soemarmo Boyolali. (gt/gt)