Peserta Di Tengah Ketatnya Persaingan KSM

Rembang – Peserta KSM adalah siswa-siswi pilihan yang ditunjuk untuk mengikuti ajang kompetisi bergengsi di lingkungan Kementerian Agama. Peserta yang dipilih untuk setiap mata pelajaran adalah mereka yang dipandang memiliki nilai terbaik.

Dalam KSM ini, kecerdasan mereka diuji dalam menjawab 30 soal yang telah disusun oleh tim dari perguruan tinggi. Soal setiap mata pelajaran dikombinasikan dengan mata pelajaran PAI dengan komposisi 70 : 30. “Inilah yang membedakan KSM dan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan,” kata Kasi Pendidikan Madrasah, Jasim.

Namun ternyata, 30 soal itu tak semuanya dijawab dengan mudah oleh peserta. Hal ini dirasakan oleh Siti Aisyah, peserta mapel Matematika dari MI Hidayatul Mubtadiin, Sarang. Menurutnya, bobot soal ada yang mudah, namun ada juga yang dirasa sulit. Namun dengan segala upaya, dengan memanfaatkan waktu yang disediakan, yaitu selama dua jam, Aisyah berhasil menjawab seluruh soal.

“Seminggu sebelumnya, kami telah melakukan pematangan materi. Sehingga siswa sudah siap menghadapi soal-soal KSM,” kata Maziatul Fitria, gur pembimbing Aisyah.

Ditambahkannya, menang kalah tidak menjadi soal. “Tujuan kami mengikuti KSM ini semata-mata menjadi pemenang. Namun untuk mendidik mental siswa agar giat belajar dan berlatih,” katanya.

Lain lagi bagi Ahmad Ryan Dwi Darmawan. Siswa kelas V MI Miftahul Huda, Bulu ini menganggap soal yang diujikan relatif mudah, walau ada beberapa yang dirasa sulit. Ryan yang selalu menjadi juara kelas ini berharap mendapatkan hasil yang maksimal.

KSM ini digelar dalam 16 ruangan kelas di MTsN Lasem. Bertindak sebagai pengawas ujian yaitu pengawas Madrasah dan PAI Kemenag Rembang. Ketua Panitia, Badrudin mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan KSM berjalan lancar tanpa hambatan.  (tj/ss/bd)