Peserta Lulusan Madrasah Tandatangani Pakta Integritas Tes Seleksi Polri

Rembang – Puluhan peserta tes seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2017 dari lulusan madrasah menandatangani pakta integritas, pagi tadi (17/4) di aula Polres Rembang. Penandatanganan ini disaksikan oleh panitia pelaksana, pengawas internal dan eksternal.

Puluhan peserta dari madrasah Aliyah tersebut merupakan bagian dari keseluruhan jumlah peserta tes sebanyak 179 peserta. Sebagaimana diberitakan, tes seleksi penerimaan anggota Polri ini digelar serentak di seluruh Indonesia selama satu bulan (14/3-15/4). Penerimaan pendaftaran dilakukan di Polres masing-masing, bekerjasama dengan instansi terkait, antara lain dari Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.

Selain peserta, orang tua peserta dan panitia seleksi juga mengucapkan pakta integritas. Dalam pernyataannya, peserta berjanji akan menjalani tes seleksi dengan penuh kesadaran dan komitmen untuk mengikuti seleksi dengan mengutamakan kejujuran sesuai kemampuan. Selain itu juga menjalani tes secara bersih, transparan, dan akuntabel.

“Apabila kami melakukan KKN kepada panitia, pengawas, dan pihak-pihak lain, maka kami siap mendapatkan sanksi moral dan administrassi dan dinyatakan tidak memenuhi syarat serta dituntut sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku,” tegas para peserta.

Kepala Polres Rembang, AKBP Sugiharto dalam sambutannya mengatakan, peserta tes harus siap siaga menghadapi tugas Polri jika lolos sebagai anggota Polri. “Tes ini sangat penting untuk mencari bibit unggul Polri yang berkualitas terbaik dari lulusan pelajar SMA/MA,” tandas Kapolres.

Kapolres juga meminta panitia, pengawas internal dan eksternal menyelenggarakan seleksi dengan penuh tanggung jawab, transparan, akuntabel, dan humanis. “Kami ingin memastikan bahwa ujian tes ini berlangsung bersih, tidak ada KKN seperti yang distigmakan masyarakat,” kata Kapolres.

Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Rembang, Jasim selaku panitia seleksi mengatakan, dilibatkannya panitia dari lintas instansi seperti halnya Kemenag membuktikan bahwa tes seleksi ini berlangsung secara profesional.

Kepanitiaan tes seleksi ini melibatkan instansi terkait, yaitu Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, dan Dindukcapil. Sementara pengawas internal berasal dari kepolisian, dan eksternal dari tokoh masyarakat dan wartawan. (ss/bd)