Petugas Haji Harus Mampu Layani Jamaah Yang Heterogen

Klaten – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten  berharap  petugas haji 2018 dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Mereka harus mampu membina, melayani, dan melindungi jamaah yang cukup heterogen.

Demikian disampaikan Kakankemenag Kabupaten Klaten Masmin Afif dalam kegiatan pamitan pelepasan jamaah calon haji ASN Kemenag Klaten dan petugas haji yang bertempat di Aula Al Ikhlas Kemenag Klaten yang dihadiri calhaj dan petugas, Senin (16/7).

“Jamaah haji berpendidikan berbeda-beda, memiliki kebiasaan berbeda, dan hampir seluruhnya merupakan jamaah baru. Hal-hal tersebut harus diperhatikan para petugas haji. Menjalankan amanah sebaik mungkin dengan cara memberikan pelayanan terbaik, total dalam melayani calon tamu Allah,” ucap Masmin.

Masmin Afif menyebut untuk menghadapi jamaah yang heterogen, petugas haji harus memahami tugas dan berkomitmen memberikan pembinaan, pelayanan, perlindungan, serta tidak mengutamakan ibadah pribadinya. Menurut dia, ketika petugas mengutamakan ibadah pribadi maka jamaah akan terlantar.

Apabila petugas haji menjalankan kewajibannya dengan baik maka secara tidak langsung ibadahnya akan baik pula. Karena kalau petugas haji mengantarkan jamaah menjadi haji mabrur maka orang yang mengantarkannya pun akan mendapat pahala, tambahnya.

Kemenag juga berkomitmen menghadirkan rekrutmen petugas haji yang profesional dan terbuka. Kemenag berupaya menjaring petugas haji yang bermental melayani sepenuh hati untuk mengantar jamaah haji melaksanakan ibadahnya dengan sempurna.

Kepada jamaah calon haji untuk mempersiapkan bekal untuk pelaksanaan ibadah haji baik persiapan fisik, mental, harta maupun bekal takwa karena takwa inilah bekal yang paling utama. Oleh karena ibadah haji ini merupakan ibadah yang sangat berat maka yang harus diperhatikan adalah lurusnya niat beribadah haji hanya karena Allah SWT, bukan karena adanya niat yang lain serta melatih kesabaran tidak mudah terpancing emosinya.

Selanjutnya Kakankemenag titip pesan kepada para petugas, beliau mengajak supaya melayani jamaah dengan tulus ikhlas dilandasi dengan niat ibadah melayani tamu Allah, tingkatkan kesabaran, jaga hati dan tidak mudah emosi, berkoordinasi dengan sesama petugas sekaligus menguasai manasik dengan sebaik-baiknya dan tidak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan.(aj/Wul)