PHBI Surakarta Gelar Pengajian Isra’ Mi’raj

Surakarta – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Surakarta menggelar pengajian dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj dan menyambut bulan suci Ramadhan, di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Senin (8/5).

Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo, mengatakan, peringatan Isra’ Mi’raj ini diselenggarakan pada dasarnya untuk menjadi peringatan bagi kita, agar selalu mempelajari apa makna dan hikmah yang terkandung di dalam peristiwa tersebut.

“Salah satu hikmah Isra’ Mi’raj yang paling penting adalah tentang kewajiban shalat lima waktu, yang telah Allah perintahkan langsung kepada Nabi Muhammad”, katanya.

Menurutnya, Isra’ Mi’raj tidak hanya merupakan bagian dari transformasi spiritual tetapi juga transformasi sosial. Transformasi spiritual mengajarkan Umat Islam untuk senantiasa taat, tunduk, dan patuh kepada apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh Tuhan yang maha kuasa, sedangkan transformasi sosial mengajak kita semua untuk senantiasa melakukan perubahan dalam segala hal. Hal ini linier seperti yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dengan revolusi mental.

“Marilah kita semua terus melakukan perubahan ke arah perbaikan-perbaikan, dari kesalahan menuju kesalehan, dari keterbelakangan menuju kemajuan dan dari segala bentuk maksiat / keburukan menjadi kebaikan untuk kesejahteraan umat manusia”, ajak Purnomo.

Dalam rangka menyongsong datangnya bulan Ramadhan, Wakil Walikota Surakarta menghimbau untuk mempersiapakan diri dan dapat mengisi bulan ramadhan dengan memperbanyak amalan ibadahnya.

Selanjutnya, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1438 H saya mengingatkan dan juga mengajak Umat Islam untuk segera mempersiapkan diri. Buatlah rencana kegiatan untuk memakmurkan masjid seperti shalat tarawih, tadarusan, kuliah subuh, kajian ilmu dan lainnya.

“Mudah-mudahan kita dianugerahi oleh Allah kesehatan jasmani serta rohani, sehingga dapat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dengan baik dan benar,” papar Purnomo.

Pada kesemapatan ini PHBI menghadirkan penceramah dari Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta, Ahmad Yani. Dalam ceramahnya Ahmad Yani menyampaikan, isra’ mi’raj adalah mukjizat dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Kejadian yang sulit untuk diterima secara akal bagi orang-orang yang tidak beriman.

“Sulit dipercaya kecuali hanya orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, maka Isra’ Mi’raj menjadi ujian keimanan seorang muslim,” papar Ahmad Yani.

Menurutnya, inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah Rasulullah merima wahyu shalat 5 waktu yang harus dilaksanakan umat Islam.

Sementara itu ketua PHBI Surakarta yang juga kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Muslim Umar mengatakan, tujuan dari pengajian ini untuk meningkatkan pembinaan rohani Islam bagi aparatur/karyawan (instansi pemerintah/swasta, TNI dan Polri) maupun masyarakat dalam rangka membina keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.

“Selain itu melestarikan dan mengaktualkan kembali peristiwa-peristiwa bersejarah bagi tumbuh dan kembangnya Agama Islam melalui peringatan hari-hari besar Islam”, papar Muslim.

Muslim menambahkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga/intansi pemerintah dan swasta dalam bidang permberdayaan potensi sumber daya umat. (rma/Wul)