PHU Purbalingga Siapkan Layanan Haji Satu Atap

Purbalingga – Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga siap melayani masyarakat dan Calon Jemaah Haji (CJH) di wilayahnya melalui Pelayanan Haji Satu Atap. Dalam acara silaturahmi di Ruang Kepala Kantor Kementerian Agama, Selasa (06/03) Seksi PHU mengundang beberapa mitra perbankan di wilayah Purbalingga dan Purwokerto untuk bertatap muka sekaligus memberikan penawaran untuk penyelenggaraan program layanan haji satu atap. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Bank Jateng, Bank Jateng Syariah, BRI Syariah, Bank Permata, Bank Syariah Mandiri, Bank CMB Niaga, Bank Mega Syariah, BNI Syariah dan Bank Muammalat.

Kasubbag TU, Ahmad Muhdzir mengatakan, jika program layanan haji satu atap ini dapat diwujudkan maka prosedur pelayanan akan lebih mudah. Masyarakat  cukup datang ke Kantor Kemenag Purbalingga untuk mendaftar sekaligus menyerahkan setoran awal biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). Dengan demikian diharapkan akan lebih banyak umat Islam yang mendaftarkan haji karena prosedurnya yang praktis dan mudah.

“Jika hari ini dapat diambil kesepakatan kerja sama dengan bank yang siap memberikan layanan haji satu atap, kami menyediakan ruangan kosong berukuran 4,5 x 3 meter untuk mitra bank,” jelas Muhdzir.

Sementara itu, Kasi PHU, Ratmono mengungkapkan bahwa untuk Kabupaten Purbalingga pendaftar haji rata-rata 10 – 15 orang per hari. Artinya, jumlah pendaftar masih dibawah angka 1.000, masih jauh tertinggal dibandingkan dengan Kabupaten Cilacap, Kebumen dan Banyumas.

“Untuk tahun 2018, calon jemaah haji kita hanya 546 orang dan kuota cadangan hanya 14 orang, sehingga total 560 orang. Bahkan kemungkinan tahun yang akan datang calon jemaah haji Purbalingga masih belum mencapai angka 1.000,” ungkap Ratmono.

“Pendaftaran paling ramai biasanya di musim pemberangkatan dan pemulangan haji karena masyarakat merasa termotivasi,” tambahnya.

Ia berharap dengan program layanan haji satu atap akan berdampak positif. Apalagi pendaftar haji rata-rata sudah berusia lanjut, sehingga dengan layanan ini pendaftar lanjut usia tidak terlalu lelah. Dari proses penawaran dalam forum silaturahmi tersebut akhirnya diperoleh hasil yang diinginkan. Dua perwakilan mitra bank yang hadir siap bekerja sama dengan Kantor Kemanag untuk layanan haji satu atap adalah Bank Jateng Syariah dengan fasilitas mobiling dan BRI Syariah dengan fasilitas standby di ruang yang telah disediakan oleh PHU. Adapun mitra bank yang lain mendukung program tersebut namun masih menunggu konfirmasi dari pimpinan bank masing-masing.

“Rencana pada pertengahan Maret ini, segera di-launching program layanan haji satu atap, sehingga kita sudah siap melayani pendaftaran haji di musim pemberangkatan dan pemulangan yang biasanya cukup ramai,” tegasnya. (sar/gt)