Pinandita Sangraha Nusantara Gelar Workshop

Karanganyar (Bimas Hindu) – Pinandita Sangraha  Nusantara (PSN) sebagai wadah organisasi Pinandita melaksanakan workshop membuat Buku Bunga Rampai Hindu Etnis Jawa sangat baik untuk Tata Upacara Hindu Jawa. Pembimbing Masyarakat Hindu pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah I Dewa Made Artayasa saat membuka Workshop Pinandita Sangraha Nusantara menyampaikan, buku ini nantinya berisi dari berbagai pengetahuan yang dimiliki Pinandita/ Pemangku etnis Jawa, ide/ gagasan yang tersimpan dalam pikiran Pinandita/ Pemangku, pengalaman para Pinandita/ Pemangku yang dialami dapat membuat topik-topik sesuai tradisi jawa dan setiap Pinandita/ Pemangku untuk menuliskan pandangannya sesuai adat tradisi Jawa, Kamis (03/08).

Buku Bunga Rampai  Hindu Etnis Jawa yang disusun dapat menjadi bank gagasan dan pengetahuan bagi Pinandita/ Pemangku etnis Jawa. Buku Bunga Rampai Hindu Etnis Jawa bisa menjadi sumber ilmu, sumber inspirasi dan sumber pengetahuan. Buku Bunga Rampai  Hindu Etnis Jawa dapat digunakan sebagai buku rujukan bagi generasi penerus ketika mereka sedang berhadapan dengan sebuah masalah.

“Buku Bunga Rampai  Hindu Etnis Jawa dapat menjadi aset PSN sebagai wadah organisasi Pinandita yang sangat berharga yang dapat digunakan untuk kebutuhan dan pengembangan organisasi Pinandita. Buku bunga rampai adalah salah satu cara organisasi mentransformasikan pengetahuan tentang upacara sesuai tradisi etnis Jawa,” jelas Dewa.

Acara yang diselenggarakan di Gedung PADDMA Tawangmangu diikuti oleh 30 peserta dan dihadiri oleh Ketua PSN Pusat, Ketua Parisada dan Ketua PADDMA Jawa Tengah.

Menurut Ketua PSN I Wayan Rajin, workshop ini bertujuan untuk menyatukan berbagai permasalahan mengenai sarana dan prasarana persembahyangan yang nantinya bisa untuk menjadi acuan umat Hindu etnis Jawa yang ada di luar jawa di daerah transmigrasi.

“Saya berharap dengan kegiatan workshop yang dilaksanakan pada saat ini akan membawa suatu kemajuan untuk kebersamaan, menumbuhkan suatu yang bisa berguna untuk kemajuan bersama dan mempunyai sebuah pemahaman nilai-nilai agama dengan jiwa kesadaran serta bijak mengambil keputusan,” terang I Wayan Rajin.

Keyakinan Hindu sudah ada sejak turun temurun sehingga telah melekat bagi penganut Hindu. Pada masa dulu dalam perkembagan Hindu dari jaman Weda, Jaman Kemunduran, Jaman kejayaan dan jaman kebangkitan kembali Hindu semua mengunakan sarana dalam upacara keagamaan. Masyarakat Jawa memiliki tradisi yang selalu berkaitan dengan agama, untuk itu Parisada sangat mendukung dengan kegiatan penyusunan Buku Bunga Rampai Etnis Jawa. (gt/gt)