Pisah Sambut Kepala MTsN 2 Kudus

Kudus – 20/1  Bertempat di halaman MTsN 2 Kudus telah berlangsung dengan khidmat kegiatan pisah sambut Pejabat Kepala MTs.N 2 Kudus yang lama Roudliyah, S.Ag,M.SI dipindah tugaskan ke jabatan baru sebagai kepala MTs.N Karang Tengah Demak dan digantikan oleh Drs.H. Hamdi,M.SI dari MTsN Bawu Jepara sebagai Kepala MTsN 2 Kudus .

Acara pisah sambut dihadiri oleh segenap pejabat Muspika Kec Mejobo, tamu undangan, komite sekolah, segenap tenaga pendidik dan elemen pendukung lainnya.

Agenda pisah sambut  diawali dengan penampilan paduan suara  yang menyanyikan lagu “ Sayonara “  membuat yang  hadir terharu dan meneteskan air mata.

Selanjutnya dalam sambutanya Roudliyah menyampaikan ucapan terima kasih  atas kerja sama dan dukunganya selama bertugas kurang lebih 20 tahun di MTsN 2 Kudus ini. Beliau berharap agar jalinan kekeluargaan yang sudah terbangun  dengn baik tetap terjaga. Tidak lupa beliau juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru dengan harapan dapat   melanjutkan program-program yang telah ada menuju peningkatan yang lebih baik.

Sedangkan Kepala Madrasah yang baru Chamdi dalam sambutanya ucapkan terima kasih  kepada seluruh jajaran keluarga besar MTsN 2 yang telah menerima kehadiran saya dengan tangan terbuka, beliau juga mengajak seluruh komponen pendidik dan pendukungnya  untuk selalu bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jadikanlah madarasah sebagai idola di hati masyarakat, sehingga kedepannya masyarakat akan lebih mempercayakan anak-anaknya untuk bersekolah dan mengenyam pendidikan di madrasah dan pondok pesantren.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupten Kudus Noor Badi dalam sambutanya mengatakan sebagai ASN harus siap untuk di mutasi. Mutasi adalah proses yang wajar, dan tidak boleh dirisaukan, karena tujuan mutasi adalah untuk penyegaran dan perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

Sebagai seorang leadership harus mempunyai integritas yang tinggi, profesionalisme dalam manajemen kepemimpinan, selalu inovasi dalam pengembangan dan perubahan yang baik,menumbuhkan keteladanan bagi anak didik, dan masyarakat sekitarnya serta mempunyai tanggung jawab yang tinggi.

Kembangkan selalu hubungan yang sinergis dengan satuan kerja wilayah sekitar dengan slalu komunikasi dan koordinasi. Awalilah segala sesuatu dengan niat yang baik dan cepatlah untuk menyesuaikan diri karena UNBK sudah diambang pintu.

Jadikan madrasah kedepan sebagai tumpuan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya sehingga madrasah dapat selalu eksis dan menjadi lembaga pencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter qur’ani.(St.Zul/eti/bd)