Pjs. Walikota Tegal : MUI Merupakan Tenda Besar Bagi Umat Islam

Tegal – Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan tempat berdialog untuk menuju umat yang moderat, terutama masalah keagamaan khususnya bagi umat islam dan umumnya masyarakat Kota Tegal, seperti yang disampaikan Pjs. Walikota Tegal, Achmad Rofa’i pada acara Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (Musda MUI) Ke VI Kota Tegal di Gedung Adipura Pemkot Tegal, Sabtu (07/04)

Sebagaimana tema MUI, “ Meneguhkan peran MUI menuju Islam moderat dan Rahmatan Lil’alamiin” maka MUI merupakan tenda besar bagi umat islam yang berada di posisi tengah (netral) dan juga mampu memberikan rahmat bagi alam semesta, khususnya warga Kota Tegal.

Karena itu, siapapun yang jadi ketua nanti, kami mohon kedepan bisa bekerjasama sebagai mitra dengan Pemerintah Kota untuk bersama-sama memecahkan berbagai persoalan yang ada di Kota Tegal.

Kami juga minta fatwanya, terutama dalam menghadapi radikalisme, terorisme dan juga narkoba, karena berbagai masalah tersebut tentu akan mengganggu stabilitas nasional, “pinta Walikota.

MUI diharapkan mampu menangkal masalah sosial di masyarakat, juga memiliki tugas membentuk ahlakul karimah, terutama bagi anak-anak muda sebagai generai bangsa yang dapat memiliki aqidah islam sebagai landasan hidupnya.

Saya merasa sangat dibantu oleh para Kyai serta masyarakat luas pada umumnya, untuk menutupi kekurangan kami dengan +/- 280.000 penduduk, kita bangun Kota Tegal yang lebih baik.

Mari bersama, sukseskan pilkada 2018, pilih pemimpin yang amanah, yang dapat mengayomi semua agama yang ada di Kota Tegal, tanpa melihat latar belakang ideologi dan partainya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara Musda MUI Ke VI Kota Tegal resmi dibuka, “pungkas. (IM/rf)